Saturday, March 26, 2022
Home PRANALA 346 Rumah dan 1 Pelabuhan Rusak, Ratusan Orang Mengungsi

346 Rumah dan 1 Pelabuhan Rusak, Ratusan Orang Mengungsi

Suara.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah kerusakan rumah akibat gempa bumi magnitudo 7,4 di wilayah Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Selasa (14/12/2021) terus bertambah menjadi total 346 rumah.

Kabupaten Kepulauan Selayar di Provinsi Sulawesi Selatan, masih menjadi wilayah yang paling banyak melaporkan kerusakan.

Data BNPB per pukul 22.15 WIB, dari total 346 rumah itu terdiri dari 134 rumah rusak berat dan 212 rusak ringan.

Selain itu, ada 3 unit gedung sekolah, 2 tempat ibadah, 1 rumah jabatan kepala desa dan 1 pelabuhan rakyat juga terdampak gempa bumi yang berpusat di 7.59 LS dan 122.24 BT.

Baca Juga:
Terjadi 150 Kali Gempa Susulan Pascagempa NTT M7,4

“Sementara itu, hingga siaran pers ini diturunkan belum ada laporan mengenai korban jiwa,” kata Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Selasa (14/12/2021).

Namun, sudah terdata korban luka yang dilaporkan sebanyak 7 orang yakni 6 warga Kabupaten Kepulauan Selayar dan 1 orang warga Kabupaten Manggarai di NTT.

Kemudian dari laporan BPBD Kabupaten Sikka, terdapat warga Kabupaten Sikka yang mengungsi sebanyak 770 orang dengan rincian, 320 orang mengungsi di Kantor DPRD Kabupaten Sikka, 150 orang di Gedung SIC, dan 330 lainnya di Aula Rumah Jabatan Bupati Sikka di NTT.

Sebelumnya, BMKG mendeteksi episenter gempa bumi ini pada koordinat 7,59 LS dan 122,24 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 112 km arah Barat Laut Kota Larantuka, NTT pada kedalaman 10 km.

Gempa yang terjadi sekitar pukul 10.20 WIB ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif di Laut Flores.

Baca Juga:
Gempa dan Peringatan Tsunami Larantuka, Novita Wijayanti Minta BNPB Siaga

BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami dengan tingkat ancaman waspada di Flores Timur Bagian Utara dan sudah diakhiri per pukul 12.20 WIB atau dua jam setelah gempa karena tidak ada terdeteksi adanya kenaikan muka air laut lagi.

Masyarakat bisa kembali ke tempat masing-masing dengan memastikan dulu tempat atau rumah yang ditinggali masih kokoh karena masih ada potensi gempa susulan.



https://www.suara.com/news/2021/12/15/061445/update-gempa-ntt-346-rumah-dan-1-pelabuhan-rusak-ratusan-orang-mengungsi

RELATED ARTICLES

KKP raih penghargaan PR Indonesia kategori terpopuler di media cetak

Terima kasih atas kepercayaan dan apresiasi yang telah diberikan kepada KKP. Prestasi ini menunjukkan di KKP tidak ada superman melainkan superteam,Jakarta (ANTARA) - Kementerian...

IHSG All Time High Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar Bursa Tembus Rp 8.800 Triliun

TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan...

Humas Kementerian ESDM raih Gold Winner pada PR Indonesia Awards 2022

Keempat penghargaan ini menjadi estafet capaian yang terus dipertahankan Kementerian ESDM dalam kinerja komunikasi dan pengelolaan layanan publik.Jakarta (ANTARA) - Humas Kementerian Energi dan...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

KKP raih penghargaan PR Indonesia kategori terpopuler di media cetak

Terima kasih atas kepercayaan dan apresiasi yang telah diberikan kepada KKP. Prestasi ini menunjukkan di KKP tidak ada superman melainkan superteam,Jakarta (ANTARA) - Kementerian...

IHSG All Time High Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar Bursa Tembus Rp 8.800 Triliun

TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan...

Humas Kementerian ESDM raih Gold Winner pada PR Indonesia Awards 2022

Keempat penghargaan ini menjadi estafet capaian yang terus dipertahankan Kementerian ESDM dalam kinerja komunikasi dan pengelolaan layanan publik.Jakarta (ANTARA) - Humas Kementerian Energi dan...

Jamkrindo raih dua penghargaan di ajang PR Indonesia Award

Penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan strategi komunikasi perusahaan dan mendukung visi dan misi perusahaan,Jakarta (ANTARA) - PT Jamkrindo meraih...

Recent Comments