Revitalisasi Sekolah, Semangat Baru
Kemendikdasmen mengumumkan di Jakarta, Sabtu (7/11/2026), revitalisasi sekolah 2026 memperbaiki sekolah rusak di Jambi dan Grobogan, agar guru dan murid kembali bersemangat belajar.
SDN 49 Jambi: Rp1,7 miliar
SD Negeri 49 Kota Jambi — berdiri sejak 1974 — mendapat bantuan sekitar Rp1,7 miliar. 14 ruang kelas direnovasi, ditambah ruang guru, ruang administrasi, perpustakaan, ruang UKS, dan delapan bilik toilet. Dulu tiang dan dinding kelas masih kayu, sebagian kelas tanpa plafon, dan plafon yang ada bocor.
SDN Rejosari: Rp1 miliar
SD Negeri Rejosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, mendapat Rp1.002.563.503. Enam ruang kelas beratap tak layak, toilet dan saluran air rusak — saat hujan, air meluap masuk ke kelas. Kini diperbaiki: enam ruang kelas, atap, dinding, toilet murid dan guru, serta penataan lingkungan sekolah.
Laporan harus cepat dan tepat
Kemendikdasmen menggelar Bimbingan Teknis Percepatan Pelaporan Progres Revitalisasi SD 2026 di Jakarta, 4–7 November 2026. Sekolah penerima bantuan diminta melapor lengkap, benar, dan tepat waktu, agar anggaran menjadi sarana belajar yang layak.
“Semoga murid-murid kami bisa belajar dengan tenang, bisa mendapatkan prestasi yang lebih baik. Guru-guru juga bisa mengajar dengan tenang tanpa ada rasa takut.”
— Toni Hariyanto, Kepala SDN Rejosari, Kabupaten Grobogan
BANTUAN REVITALISASI 2026
Nilai bantuan per sekolah, dalam Rp miliar.
Dokumen Asli
Dalam siaran pers yang terbit di Jakarta pada Sabtu, 7 November 2026, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengabarkan program revitalisasi satuan pendidikan 2026 mulai dirasakan manfaatnya oleh sekolah-sekolah penerima bantuan. Dua contoh yang diangkat: SD Negeri 49 Kota Jambi yang berdiri sejak 1974 mendapat bantuan sekitar Rp1,7 miliar untuk merenovasi 14 ruang kelas beserta ruang guru, ruang administrasi, perpustakaan, ruang UKS, dan delapan bilik toilet; serta SD Negeri Rejosari di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, yang mendapat Rp1.002.563.503 untuk memperbaiki enam ruang kelas beratap tak layak, toilet, saluran air, dan penataan lingkungan sekolah.
Rilis ini juga mengabarkan Bimbingan Teknis Percepatan Pelaporan Progres Revitalisasi Sekolah Dasar Tahun 2026 yang digelar di Jakarta pada 4–7 November 2026. Dalam kegiatan itu, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, menekankan pentingnya pelaporan yang lengkap, benar, dan tepat waktu agar pelaksanaan revitalisasi terpantau dan anggaran yang disalurkan benar-benar menghasilkan sarana pendidikan yang lebih layak. Teks lengkap rilis tersedia pada tautan sumber resmi di bawah.
Sumber resmi: https://www.kemendikdasmen.go.id/siaran-pers/16446-revitalisasi-sekolah-hadirkan-semangat-baru-guru-dan-murid
Caption Instagram
Sekolah rusak diperbaiki, semangat belajar kembali.
@kemendikdasmen mengumumkan program revitalisasi sekolah 2026 telah memperbaiki sekolah-sekolah rusak. SD Negeri 49 Kota Jambi yang berdiri sejak 1974 mendapat bantuan sekitar Rp1,7 miliar untuk merenovasi 14 ruang kelas dan fasilitas lainnya. SD Negeri Rejosari di Grobogan, Jawa Tengah, mendapat Rp1.002.563.503 untuk memperbaiki enam ruang kelas beratap tak layak, toilet, dan saluran air.
Kemendikdasmen juga menggelar Bimbingan Teknis Percepatan Pelaporan Progres Revitalisasi SD 2026 di Jakarta, 4–7 November 2026, agar sekolah penerima bantuan melaporkan progresnya secara lengkap, benar, dan tepat waktu.
Berdasarkan Siaran Pers Kemendikdasmen, 7 November 2026.
Rilis lengkap: https://www.kemendikdasmen.go.id/siaran-pers/16446-revitalisasi-sekolah-hadirkan-semangat-baru-guru-dan-murid
#RevitalisasiSekolah #Kemendikdasmen #Pendidikan #SekolahDasar #Rilisiana #SiaranPers
Di Instagram
Artikel ini juga terbit sebagai carousel di Instagram @rilisiana.id.
Kontak Media Penerbit
Kemendikdasmen
| Biro Komunikasi | Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat |
| Laman | kemendikdasmen.go.id |
| @kemendikdasmen | |
| Pengaduan | ult.kemendikdasmen.go.id |
Artikel Terkait — Pemerintahan
- Pemimpin Digital Harus Berani Berubah — Kementerian Komunikasi dan Digital, 5 November 2026
- Modal Maju Digital Itu Talenta — Kementerian Komunikasi dan Digital, 4 November 2026
