Wednesday, July 28, 2021
Home PRANALA BRI Perkenalkan Reservasi Online Pencairan BPUM

BRI Perkenalkan Reservasi Online Pencairan BPUM

INFO BISNIS – Mendukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diluncurkan pemerintah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menghadirkan berbagai inovasi. Terbaru, BRI meluncurkan BPUM Reservation System untuk memudahkan dan mempercepat pencairan Bantuan Produktif Usaha Mikro, di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Proses pengecekan dan pencairan bantuan dengan sistem reservasi tersebut dilakukan melalui https://eform.bri.co.id/bpum. Nasabah penerima bantuan yang mengecek melalui link tersebut, juga dapat mengetahui kuota antrean di unit kerja, dan memilih Kantor BRI atau Unit Kerja Operasional (UKO) serta tanggal pencairan yang dikehendaki.

Menurut Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto, ada beberapa alasan yang menyebabkan penggunaan sistem reservasi ini. “Pertama, membantu mengantisipasi potensi lonjakan antrean yang tidak bisa diprediksi oleh kantor-kantor BRI, kemudian membantu nasabah untuk memilih Kantor BRI dan mendapatkan kuota antrean. Jadi nasabah tidak perlu harus safari untuk mencari Kantor BRI yang masih memiliki keleluasaan antrean dalam melakukan pencairan BPUM,” ujarnya seperti dikutip dari rilis, Rabu, 21 Juli 2021.

Berkaca dari penyaluran BPUM sebelumnya, di berbagai kantor BRI terjadi kepadatan antrean nasabah yang berbeda. Kini dengan pemberlakuan BPUM Reservation System, potensi lonjakan antrean dan kerumunan dapat dihindari, sehingga dapat mencegah penyebaran Covid-19. Langkah ini merupakan upaya BRI yang senantiasa mengedepankan people first dalam setiap layanan dan operasionalnya di masa pandemi, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan ketentuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat saat ini.

Untuk diketahui, nasabah yang mengakses https://eform.bri.co.id/bpum dan namanya  tidak terdaftar berarti tidak berhak menerima BPUM, otomatis tidak akan diarahkan ke halaman reservasi. Sedangkan bagi penerima BPUM akan menuju ke pilihan kota hingga jadwal antrean.

“Apabila nasabah sudah mengisi field nomor KTP dan nasabah berhak menerima BPUM maka akan muncul menu dengan pilihan Provinsi, Kota/Kabupaten, Unit Kerja, dan tanggal (jadwal) antrean. Nasabah dapat mengisi sesuai dengan lokasi yang diinginkan oleh nasabah, selanjutnya Unit Kerja BRI yang ada di Kota/Kabupaten sesuai pilihan nasabah akan muncul,” ujar Aestika.

Apabila antrean penuh pada tanggal yang diinginkan, maka nasabah harus memilih hari lain di unit kerja yang sama atau mengulang untuk memilih unit kerja yang berbeda sebagai tempat pencairan dana. Selanjutnya, setelah nasabah melengkapi field dan mengisikan kode verifikasi, maka akan muncul halaman yang menunjukkan nasabah sukses melakukan pendaftaran antrean beserta nomor referensi.

Setalah itu, nasabah diminta menyimpan nomor referensi karena akan dibutuhkan apabila nasabah ingin melakukan pembatalan reservasi. Jika nasabah sudah melakukan reservasi dan membuka kembali laman eform BPUM, maka akan muncul keterangan telah melakukan reservasi di unit kerja tertentu, pada tanggal tertentu sesuai dengan pilihan nasabah.

Nasabah tidak perlu khawatir jika sudah melewati tanggal reservasi. Secara otomatis reservasi yang dilakukan akan kadaluarsa dan terhapus dari sistem dan nasabah harus melakukan reservasi ulang.

Sebagai informasi jangka waktu pencairan BPUM pada tahun 2021 diperpanjang hingga lima bulan sejak Dana Bantuan masuk ke Rekening Penerima Bantuan atau selambat-lambatnya pada Desember 2021, sehingga bagi masyarakat yang akan melakukan pencairan, bisa mengatur waktunya hingga maksimal akhir tahun ini. Adapun BPUM 2021 ini diberikan satu kali kepada setiap penerima bantuan.

Sepanjang 2021, penyaluran BPUM melalui BRI telah mencapai 76 persen dari yang ditargetkan atau sebanyak 5,7 juta penerima bantuan dengan nominal mencapai Rp 6,8 triliun (posisi Juli 2021). (*)



https://bisnis.tempo.co/read/1485761/bri-perkenalkan-reservasi-online-pencairan-bpum

RELATED ARTICLES

Jasa Raharja, Kemenhub, Marinir AL Beri Bantuan di Pelabuhan Merak

INFO NASIONAL – PT Jasa Raharja bersama Kementerian Perhubungan dan  Korps Marinir Angkatan Laut memberi bantuan sosial kepada masyarakat di sekitar Pelabuhan Merak. Selain...

KKP bantu akses induk udang unggul ke pembudidaya skala rumah tangga

Memenuhi kebutuhan pembudidaya ikan akan benih bermutu menjadi salah satu program Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam misi untuk meningkatkan produksi ikan berkualitas di masyarakatJakarta...

Katanya The Fed Mau Kasih Sinyal Tapering, Rupiah Apa Kabar?

Jakarta, CNBC Indonesia - Rupiah berakhir...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Jasa Raharja, Kemenhub, Marinir AL Beri Bantuan di Pelabuhan Merak

INFO NASIONAL – PT Jasa Raharja bersama Kementerian Perhubungan dan  Korps Marinir Angkatan Laut memberi bantuan sosial kepada masyarakat di sekitar Pelabuhan Merak. Selain...

KKP bantu akses induk udang unggul ke pembudidaya skala rumah tangga

Memenuhi kebutuhan pembudidaya ikan akan benih bermutu menjadi salah satu program Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam misi untuk meningkatkan produksi ikan berkualitas di masyarakatJakarta...

Katanya The Fed Mau Kasih Sinyal Tapering, Rupiah Apa Kabar?

Jakarta, CNBC Indonesia - Rupiah berakhir...

Recent Comments