Tuesday, January 18, 2022
Home PRANALA BUMDes Megamendung Jaya Dukung UMKM Lokal Go Digital

BUMDes Megamendung Jaya Dukung UMKM Lokal Go Digital

Salah satu kreasi tas goni karya UMKM Desa Megamendung yang bisa didapatkan di BUMDes Megamendung Jaya. (Foto: Shopee)

 

Jakarta, CNN Indonesia — Sebagai Badan Usaha Milik Desa yang bertujuan memberdayakan masyarakat dan mengolah berbagai potensi di desa-desa Indonesia, BUMDes Megamendung Jaya di Desa Megamendung, Jawa Barat yang memiliki potensi agrowisata dalam bentuk kebun kopi pun bergerak merangkul para petani dan pelaku usaha menengah, kecil, dan mikro (UMKM) setempat.

Awalnya, para pelaku UMKM kopi di Desa Megamendung hanya mengolah dan menjual biji kopi yang masih berbentuk ceri kepada pengepul dengan harga jual rendah. Kehadiran BUMDes dinilai memberi dampak signifikan, melalui berbagai edukasi mencakup pemasaran, pelatihan, hingga pemberdayaan, termasuk membuka akses ke berbagai inisiatif pemerintah seperti pameran dinas dan korporasi, serta akses ke instansi swasta sebagai mitra.

Kini, para pelaku UMKM dapat memiliki mesin pemanggang kopi sendiri. Tak perlu lagi menjual ceri dengan harga rendah, sekarang mereka menjual kopi dalam bentuk green bean, juga roasted bean yang siap pakai.

Direktur BUMDes Megamendung Jaya M Yusup Solihatul Munawar mngatakan, bisnis kopi di Desa Megamendung memiliki hulu, namun juga keterbatasan hilir. Menurut Yusup, pihaknya memberi dukungan berupa akses pemasaran yang lebih luas termasuk melalui platform Shopee, dilengkapi nilai tambah seperti proses pembuatan kemasan.

Mewakili BUMDes Megamendung, Yusup menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah dan Shopee dalam meningkatkan dan menunjang keberlangsungan UMKM di Desa Megamendung, di mana hal tersebut sejalan dengan gerakan Bangga Buatan Indonesia yang diinisiasi oleh Presiden Joko Widodo.

“Tidak hanya untuk operasional bisnis melalui bantuan perangkat komputer di Shopee Center Megamendung, tetapi juga pelatihan untuk sumber daya manusia dalam berbisnis online seiring komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk revolusi digital. BUMDes Megamendung Jaya akan senantiasa mendukung para pelaku UMKM di Desa Megamendung agar dapat memperluas jangkauan bisnis dan meningkatkan kualitas kehidupan di desa,” tuturnya.

Yusup menjelaskan, BUMDes Megamendung Jaya mengadopsi sistem pemasaran daring seiring pandemi Covid-19 yang mengubah tatanan kerja secara umum. Dengan visi memperkenalkan produk Desa Megamendung hingga mancanegara, penjualan produk-produk UMKM melalui BUMDes Megamendung Jaya di Shopee pun meningkat signifikan.

 

 

 

Memanfaatkan program kolaborasi antara Shopee dan Pemprov Jabar yang bertajuk UMKM Jabar Go Digital, Yusup menyebut bisnis UMKM melalui BUMDes Megamendung Jaya tercatat naik dua kali lipat. Dengan edukasi, pelatihan, sarana, dan pendampingan yang diberikan, peningkatan omzet itu berjalan seiring dengan kesadaran masyarakat di luar Desa Megamendung tentang pentingnya pemasaran daring seperti pada platform Shopee.

Terlebih, pelatihan Shopee tak hanya sampai pada tahap pendaftaran sebagai penjual, tetapi terus berlanjut hingga cara mengunduh katalog produk, cara optimasi judul, dan cara beriklan untuk meningkatkan penjualan. Yusup berharap, UMKM di Desa Megamendung dapat naik kelas secara digital dan memperluas jangkauan pasar.

“Karena tuntutan pandemi ini, kita harus bisa beradaptasi untuk mempercepat literasi digital guna meningkatkan eksistensi dan keberlangsungan bisnis. Kami berharap produk yang kami jual di platform Shopee bisa semakin berkembang penjualannya seiring bertambahnya ilmu kami melalui modul pelatihan Shopee, bahkan bisa dikirim sampai keluar kota dan keluar negeri,” paparnya.

Senada, salah seorang penggiat UMKM, Ratu, yang berbisnis tas goni melalui BUMDes Megamendung Jaya juga menyebut memetik manfaat dari Shopee. Sebelum bergabung dengan BUMDes Megamendung Jaya, dia mengaku kesulitan memasarkan produknya ke luar desa.

“Dengan perkembangan sarana komputer dan pelatihan berjualan online seperti sekarang ini, kami menerima lebih banyak pesanan. Yang banyak membantu kami tidak hanya perangkatnya, tetapi edukasi dan bimbingan Shopee sehingga kami bisa berjualan online dengan lebih efektif,” ujar Ratu.

(rea)




https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20210711104930-97-666013/bumdes-megamendung-jaya-dukung-umkm-lokal-go-digital

RELATED ARTICLES

Truk hybrid HINO600 tuntaskan Rally Dakar 2022

Jakarta (ANTARA) - Tim Hino Sugawara yang membawa truk balap bermesin hybrid berhasil menuntaskan Rally Dakar 2022, sekaligus menjadi satu-satunya jenama kendaraan komersial Jepang...

Shell Indonesia hadirkan solar berstandar Euro 5

Jakarta (ANTARA) - Shell Indonesia menghadirkan bahan bahar solar V-Power Diesel berstandar Euro 5 yang menyasar pengguna sport utility vehicle (SUV) di antaranya Mitsubishi...

PPnBM DTP resmi diperpanjang, ada skema berbeda dari tahun lalu

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah resmi memperpanjang insentif Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) pada 2022 karena tahun lalu terbukti mampu menggairahkan pasar...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Truk hybrid HINO600 tuntaskan Rally Dakar 2022

Jakarta (ANTARA) - Tim Hino Sugawara yang membawa truk balap bermesin hybrid berhasil menuntaskan Rally Dakar 2022, sekaligus menjadi satu-satunya jenama kendaraan komersial Jepang...

Shell Indonesia hadirkan solar berstandar Euro 5

Jakarta (ANTARA) - Shell Indonesia menghadirkan bahan bahar solar V-Power Diesel berstandar Euro 5 yang menyasar pengguna sport utility vehicle (SUV) di antaranya Mitsubishi...

PPnBM DTP resmi diperpanjang, ada skema berbeda dari tahun lalu

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah resmi memperpanjang insentif Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) pada 2022 karena tahun lalu terbukti mampu menggairahkan pasar...

Realisasi program Sejuta Rumah 2021 capai 1,1 juta unit

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan realisasi Program Sejuta Rumah tahun anggaran 2021 berhasil tercapai hingga sebanyak 1.105.707 rumah...

Recent Comments