Wednesday, July 28, 2021
Home buruh Curhat Buruh, Pengusaha Hanya Ungkap Kerugian, Tanpa Pikirkan Pekerja

Curhat Buruh, Pengusaha Hanya Ungkap Kerugian, Tanpa Pikirkan Pekerja

JawaPos.com – Pandemi yang belum juga berakhir menjadi hantu bagi para pekerja, karena mengancam kelangsungan hidup mereka. Banyak situasi dan kondisi yang menjadi dilema para buruh karena mempengaruhi pendapatan mereka.

Ketua Bidang Perempuan dan Anak Serikat Pekerja Nasional (SPN) Sumiyati mengatakan, banyak para anggotanya di lapangan upahnya terpotong karena melaporkan perusahaannya. Namun, pengusaha menyebut pemotongan upah itu dengan alasan ada pandemi yang harus menjadi konsekuensi bersama.

Menurutnya, para pengusaha selalu mengungkap kerugian usaha mereka tanpa memikirkan nasib para pekerjanya. Ketidakpastian upah membuat kelangsungan hidup keluarga menjadi ikut terganggu.

“Perusahaan selalu mengatakan mereka paling terdampak, mereka rugi begini begitu. Padahal buruh juga sangat terdampak. Kami banyak kena kurang upah, tidak ada kepastian kerja. Bahkan, ada juga yang kurangi upah alasannya konsekuensi bersama karena pandemi,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Senin (19/7).

Sementara, lanjutnya, bantuan sosial (bansos) dari pemerintah pun tidak dapat mencukupi. Bahkan, akses bansos juga sangat sulit didapatkan para buruh. “Tidak semua pekerja menerima bansos. Kalau dilihat akan turun lagi, yang kemarin juga kita nggak dapat, masih banyak buruh nggak bisa akses bantuan itu,” tuturnya.

Menurutnya, kondisi sulit ini masih juga harus ditambahkan dengan kenyataan kurangnya perlindungan dari perusahaan terhadap ancaman virus Covid-19 kepada pekerja.

“Kami lihat juga beberapa pabrik operasional berjalan seperti biasa. Mereka nggak mau ngalah dengan PPKM ini, semua rutinitas seperti biasa. Tidak ada protokol berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Selain itu, fasilitas kesehatan seperti pengadaan hand sanitizer, masker, hingga suplemen vitamin yang seharusnya didapatkan demi menjaga keamanan, keselamatan, kesehatan kepada para buruh juga tak pernah diberikan. Bahkan untuk masker saja, banyak buruh yang menggunakannya secara berulang. “Vitaminnya juga tidak diminum, karena tidak disiapkan,” pungkasnya.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Romys Binekasri



https://www.jawapos.com/ekonomi/19/07/2021/curhat-buruh-pengusaha-hanya-ungkap-kerugian-tanpa-pikirkan-pekerja/

RELATED ARTICLES

Jasa Raharja, Kemenhub, Marinir AL Beri Bantuan di Pelabuhan Merak

INFO NASIONAL – PT Jasa Raharja bersama Kementerian Perhubungan dan  Korps Marinir Angkatan Laut memberi bantuan sosial kepada masyarakat di sekitar Pelabuhan Merak. Selain...

KKP bantu akses induk udang unggul ke pembudidaya skala rumah tangga

Memenuhi kebutuhan pembudidaya ikan akan benih bermutu menjadi salah satu program Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam misi untuk meningkatkan produksi ikan berkualitas di masyarakatJakarta...

Katanya The Fed Mau Kasih Sinyal Tapering, Rupiah Apa Kabar?

Jakarta, CNBC Indonesia - Rupiah berakhir...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Jasa Raharja, Kemenhub, Marinir AL Beri Bantuan di Pelabuhan Merak

INFO NASIONAL – PT Jasa Raharja bersama Kementerian Perhubungan dan  Korps Marinir Angkatan Laut memberi bantuan sosial kepada masyarakat di sekitar Pelabuhan Merak. Selain...

KKP bantu akses induk udang unggul ke pembudidaya skala rumah tangga

Memenuhi kebutuhan pembudidaya ikan akan benih bermutu menjadi salah satu program Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam misi untuk meningkatkan produksi ikan berkualitas di masyarakatJakarta...

Katanya The Fed Mau Kasih Sinyal Tapering, Rupiah Apa Kabar?

Jakarta, CNBC Indonesia - Rupiah berakhir...

Recent Comments