Friday, July 30, 2021
Home driver ojol Dilarang Aparat Masuk Mampang Meski Punya STRP, Sopir Ojol Bingung Antar Orderan

Dilarang Aparat Masuk Mampang Meski Punya STRP, Sopir Ojol Bingung Antar Orderan

Suara.com – Tepat pukul 10.00 WIB, aparat gabungan TNI, Polri, Satpol PP, dan Dishub menutup Jalan Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan, Jumat (16/7/2021). Penutupan dilakukan di Pos Penyekatan PPKM Darurat Mampang tepatnya di Underpass Mampang menuju arah Kuningan.

Alhasil, pekerja dari sektor esensial dan kritikal tidak diperkenakan melintas. Hanya tenaga kesehatan atau medis dan mobil ambulans saja diperbolehkan untuk melintas.

Terhitung sejak pukul 06.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB tadi, pekerja sektor esensial dan kritikal masih diperkenankan melintas. Salah satunya adalah pengemudi ojek online.

Namun dewi fortuna belum menaungi seorang pengemudi ojek qonline bernama Adnan (50). Pria yang tinggal di kawasan Mampang itu tidak diperbolehkan melintas meski telah menunjukkan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP).

Baca Juga:
Kisah Haru Istri Ikut Suami saat Jadi Ojol, Ingin Minta Sate tapi Tak Berani

Kepada Adnan, petugas di lapangan mengatakan jika yang boleh melintas hanyalah tenaga kesehatan saja.

Atas hal tersebut, Adnan yang telah mendapat pesanan mengantar makanan harus mencari jalan alternatif untuk sampai ke tujuannya.

Para pengendara termasuk sopir ojol saat melintas di pos penyekatan di Mampang Prapanca Raya. (Suara.com/Arga)
Para pengendara termasuk sopir ojol saat melintas di pos penyekatan di Mampang Prapanca Raya. (Suara.com/Arga)

“Saya sudah coba tetep saja tidak bisa, karena kan khusus untuk jalur ambulans sama pekerja yang masuk sektor dikecualikan itu,” ujar Adnan.

Untuk itu, dia berharap agar pengemudi ojek online tetap bisa melintas selama pukul 06.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB. Sebab, kali ini dia harus melewati Jalan Tendean guna mengantar makanan di kawasan Kuningan.

“Saya berharap bisa melintas, karena ada antar order ke sana. Kemarin saya mengantar go food ke arah Kuningan tidak bisa, harus muter dulu ke Tendean,” papar dia.

Baca Juga:
Penyekatan PPKM Darurat di Medan Jadi 31 Titik, Ini Lokasinya

Driver ojol lain bernama Juma Ashari (51) saat ditemui sebelum jalan ditutup mengaku, dirinya masih diperbolehkan melintas. Syaratnya adalah menunjukkan STRP. 



https://www.suara.com/news/2021/07/16/105619/dilarang-aparat-masuk-mampang-meski-punya-strp-sopir-ojol-bingung-antar-orderan

RELATED ARTICLES

Tuntaskan Vaksinasi Kedua, Bali Masih Butuh 1,4 Juta Dosis Vaksin

Koster menegaskan, berdasarkan penelusuran, orang yang terkena Covid-19 sebanyak 40 persen sudah divaksin dan sebagian besar yaitu sebanyak 60 persen belum divaksin. Ini menjadi...

Rilis Kinerja Perusahaan, Saham Amazon Turun Lebih dari 7 %

Jakarta, CNBC Indonesia- Saham...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Tuntaskan Vaksinasi Kedua, Bali Masih Butuh 1,4 Juta Dosis Vaksin

Koster menegaskan, berdasarkan penelusuran, orang yang terkena Covid-19 sebanyak 40 persen sudah divaksin dan sebagian besar yaitu sebanyak 60 persen belum divaksin. Ini menjadi...

Rilis Kinerja Perusahaan, Saham Amazon Turun Lebih dari 7 %

Jakarta, CNBC Indonesia- Saham...

Recent Comments