Tuesday, August 3, 2021
Home PRANALA Dugaan Transaksi Ganjil di Balik Pailit PT Tiphone Mobile Indonesia

Dugaan Transaksi Ganjil di Balik Pailit PT Tiphone Mobile Indonesia

TEMPO.CO, Jakarta -Status pailit disematkan kepada Pendiri sekaligus Komisaris Utama PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk Hengky Setiawan dan istrinya, Lim Wan Hong, menyusul tak tercapainya upaya damai dalam proses gugatan penundaan kewajiban pembayaran utang yang diajukan PT Bank Ganesha Tbk sejak 10 September 2020.

Hengky terseret karena menjadi penjamin pribadi (personal guarantor) atas utang macet PT Prima Langgeng Towerindo senilai Rp 100,6 miliar, berupa pokok kredit dan bunganya, kepada Bank Ganesha.

Putusan pengadilan itu menambah tumpukan masalah yang tengah dihadapi “Si Raja Voucher”, julukan Hengky selama ini. Sebulan sebelumnya, 2 Juni 2021 lalu, Bursa Efek Indonesia juga mengumumkan kepada publik potensi penghapusan pencatatan saham (delisting) Tiphone. Sudah setahun lebih otoritas bursa menghentikan perdagangan TELE—kode saham Tiphone—yang juga terbelit utang gagal bayar senilai Rp 3,2 triliun.

Dua kabar tak sedap itu kini menyeret PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Raksasa telekomunikasi milik negara itu masih menggenggam 24 persen saham TELE yang tujuh tahun lalu diborong lewat anak usahanya, PT PINS Indonesia, senilai Rp 1,39 triliun.

Transaksi yang beberapa tahun terakhir membikin gaduh, karena dianggap sarat keganjilan, ini kembali menjadi bahan pergunjingan di kalangan investor telekomunikasi, termasuk pemegang surat utang Tiphone.

Dirilis pada 29 April 2021 lalu, laporan keuangan tahunan 2020 PT Telkom Indonesia menggambarkan hasil akhir investasi jumbo yang dimulai tujuh tahun lalu. Saldo penyertaan jangka panjang Telkom di Tiphone kini kosong. Laporan itu menyebutkan manajemen Telkom telah memutuskan untuk membukukan penyisihan penuh terhadap investasi di Tiphone per 31 Desember 2020 lantaran ragu akan kelangsungan bisnis yang dibangun Hengky Setiawan tersebut.

Nilai penyertaan jangka panjang Telkom di Tiphone sebenarnya sudah merosot tajam pada akhir 2019, tersisa Rp 526 miliar dari saldo akhir tahun sebelumnya yang sebesar Rp 1,6 triliun. Penurunan nilai investasi senilai Rp 1,17 triliun ini dicatat sebagai kerugian yang mengurangi angka laba usaha.

Begitu pula dalam pembukuan tahun lalu, laba usaha Telkom kembali berkurang, di antaranya berasal dari kerugian penurunan nilai investasi di Tiphone yang kini menjadi nol rupiah.



https://bisnis.tempo.co/read/1484880/dugaan-transaksi-ganjil-di-balik-pailit-pt-tiphone-mobile-indonesia

RELATED ARTICLES

Pertemukan Jefri Nichol-Chicco Jerikho, Film Aum! Rilis Teaser Perdana

"Di sini saya akan menunjukkan sisi yang berbeda. Sehingga, penonton pasri mendapatkan pengalaman baru dalam menyaksikan adu peran saya dan Chicco," ungkap Jefri Nichol...

Kunjungan wisman ke Kepri naik jadi 271 orang pada Juni

Jumlah kunjungan wisman masih rendah akibat banyak negara membatasi warganya berkunjung ke negara lain, karena masih ada wabah COVID-19.Tanjungpinang (ANTARA) - Badan Pusat Statistik ...

PLN Imbau Pelanggan Bayar Tagihan di Awal Bulan Agar Listrik Tak Diputus

TEMPO.CO, Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN mengimbau agar para pelanggan listrik pascabayar untuk membayar tagihan di awal bulan. Dengan begitu, pelanggan...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Pertemukan Jefri Nichol-Chicco Jerikho, Film Aum! Rilis Teaser Perdana

"Di sini saya akan menunjukkan sisi yang berbeda. Sehingga, penonton pasri mendapatkan pengalaman baru dalam menyaksikan adu peran saya dan Chicco," ungkap Jefri Nichol...

Kunjungan wisman ke Kepri naik jadi 271 orang pada Juni

Jumlah kunjungan wisman masih rendah akibat banyak negara membatasi warganya berkunjung ke negara lain, karena masih ada wabah COVID-19.Tanjungpinang (ANTARA) - Badan Pusat Statistik ...

PLN Imbau Pelanggan Bayar Tagihan di Awal Bulan Agar Listrik Tak Diputus

TEMPO.CO, Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN mengimbau agar para pelanggan listrik pascabayar untuk membayar tagihan di awal bulan. Dengan begitu, pelanggan...

Kinerja keuangan Bakrie & Brothers pertengahan 2021 membaik

Alhamdulillah hingga saat ini kami bisa terus menjaga pertumbuhan perusahaan dan melewati pasang-surutnya dunia usaha, berbekal resiliensi dari sektor-sektor usaha yang kami milikiJakarta (ANTARA)...

Recent Comments