Friday, September 24, 2021
Home PRANALA Federal Oil ingin FOGM2 tampil maksimal di Osterreich

Federal Oil ingin FOGM2 tampil maksimal di Osterreich

Jakarta (ANTARA) – ExxonMobil Lubricants Indonesia bersama merek pelumas Federal Oil berharap dua pebalap Federal Oil Gresini Moto2 (FOGM2), Fabio Di Giannantonio dan Nicolò Bulega, mengambil pelajaran pada balapan pekan lalu di Styria agar mampu tampil maksimal dan membalap dengan hati di Osterreich, Austria, Minggu.

Hasril Arsyad, Federal Oil Marketing General Manager PT ExxonMobil Lubricants Indonesia dalam siaran pers dikutip Minggu, mengatakan kedua pebalap itu berkesempatan menunjukkan performa maksimal pada balapan di Osterreich hari ini.

Baca juga: Federal Oil Indonesia tanggapi positif kinerja FOGM2 di Styria

“Kondisi di Spielberg bisa menjadi acuan untuk hadapi seri berikutnya di Osterreich. Keduanya sudah belajar banyak hari ini, yakin pasti seri selanjutnya mereka tampil lebih maksimal,” kata Hasril Arsyad.

Kedua pebalap FOGM2 lolos di kualifikasi sesi dua (Q2) dengan menempatkan Fabio Di Giannantonio dan Nicolò Bulega di posisi 15 dan 18. Fabio Di Giannantonio (Diggia) mencatatkan waktu 1:29,450 detik, terpaut 0,791 detik dari peraih pole position Sam Lowes, sedangkan Bulega 1:29,624 detik.

Di sisi lain, kedua pebalap mengakui ada kendala di lintasan sepanjang 4.318 meter yang memiliki tiga tikungan ke kiri dan tujuh tikungan ke kanan. Padahal saat latihan bebas ketiga (FP3) pada Sabtu (14/8) pagi, Diggia sempat torehkan waktu 1:29,091 detik, namun tak bisa ditingkatkan saat kualifikasi akhir.

Selain faktor teknis, kondisi cuaca juga menjadi tantangan di sirkuit Osterreich. Untuk itu, Diggia mengatakan butuh setelan motor yang agresif untuk bisa tampil maksimal di Austria.

“Kami berhasil melakukan yang terbaik di sirkuit ini. Pagi ini kami membuat langkah besar dan saya menyelesaikan catatan waktu terbaik untuk pribadi saya,” kata Diggia.

“Kami juga melakukan waktu yang baik di Q1 dengan kecepatan yang baik juga, sementara di Q2 saya mencoba untuk mendapatkan slipstream yang baik untuk memahami area di mana saya masih kehilangan kendali. Kami membutuhkan ‘motor yang agresif’ karena perlu memperbaiki posisi saat ini,” katanya.

Adapun Nicolo Bulega menambahkan, “Saya masih berjuang di tikungan masuk sehingga kami harus terus melakukan penyempurnaan. Dibandingkan dengan akhir pekan lalu, perbedaannya sangat besar sehingga kami perlu melihat apakah masih ada kesempatan, meskipun itu masih belum cukup.”

Baca juga: Siasat FOGM2 di Styria, ubah setelan motor

Baca juga: 1.579 orang terima vaksinasi COVID-19 dari Federal Oil & MRT Jakarta

Pewarta: A069
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2021

https://otomotif.antaranews.com/berita/2328282/federal-oil-ingin-fogm2-tampil-maksimal-di-osterreich

RELATED ARTICLES

TNI AL Kukuhkan Dansatgas Pembangunan Kapal Fregat Teknologi Inggris

Kapal fregat AH140 buatan Babcock International Inggris, yang dikerjasamakan dengan PT PAL (Persero). Foto: Babcock InternationalMenteri Pertahanan Prabowo Subianto membawa teknologi kapal perang canggih...

Gempa Dewa Nilai Patroli Polisi Purworejo Picu Keresahan Warga Desa Wadas

TEMPO.CO, Jakarta - Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa...

Pemerintah perlu pertimbangkan lanjutkan moratorium sawit

Kita masih perlu moratorium jilid II. Kalau tidak dilanjutkan, negara dan petani justru akan mengalami banyak kerugianJakarta (ANTARA) - Pemerintah dinilai perlu mempertimbangkan untuk...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

TNI AL Kukuhkan Dansatgas Pembangunan Kapal Fregat Teknologi Inggris

Kapal fregat AH140 buatan Babcock International Inggris, yang dikerjasamakan dengan PT PAL (Persero). Foto: Babcock InternationalMenteri Pertahanan Prabowo Subianto membawa teknologi kapal perang canggih...

Gempa Dewa Nilai Patroli Polisi Purworejo Picu Keresahan Warga Desa Wadas

TEMPO.CO, Jakarta - Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa...

Pemerintah perlu pertimbangkan lanjutkan moratorium sawit

Kita masih perlu moratorium jilid II. Kalau tidak dilanjutkan, negara dan petani justru akan mengalami banyak kerugianJakarta (ANTARA) - Pemerintah dinilai perlu mempertimbangkan untuk...

Recent Comments