Monday, August 2, 2021
Home FINANCE Industri Keuangan Syariah RI Naik Peringkat ke-2 Dunia

Industri Keuangan Syariah RI Naik Peringkat ke-2 Dunia

Jakarta, CNN Indonesia — Islamic Finance Development Indicator (IFDI) menempatkan industri keuangan syariah Indonesia di posisi kedua dunia pada tahun ini atau naik 2 peringkat dari tahun lalu. Posisi Indonesia hanya di bawah jiran Malaysia.

Head of Islamic Finance Refinitiv Mustafa Adil menyebut peningkatan tersebut didorong oleh dukungan pemerintah RI yang gencar melakukan sosialisasi dan edukasi terkait industri maupun produk keuangan syariah.

Tak hanya melihat ukuran industri keuangan syariah itu sendiri, Mustafa menyebut indikator lainnya yang digunakan untuk mengukur pertumbuhan adalah edukasi dan kesadaran masyarakat akan industri keuangan syariah.

“Indonesia menunjukkan perkembangan yang sangat baik dalam hal edukasi dan kesadaran masyarakat. Pemerintah RI juga bekerja baik dan ini diikuti oleh tren serupa di pasar syariah lainnya,” katanya pada press briefing daring, Selasa (15/12).

Pun begitu, ia menyebut masih ada beberapa hal yang harus dibenahi pemerintah jika ingin menjadi kekuatan keuangan syariah terbesar. Salah satunya, memperbaiki sektor perbankan syariah.

Saat ini, perbankan syariah Indonesia menduduki posisi ketiga dunia. Menurut Mustafa, pemerintah Indonesia dapat melakukan perbaikan yang signifikan dalam sektor terkait.

“Saat ini Indonesia menduduki posisi ketiga dalam hal aset perbankan syariah secara global dan terdapat perbaikan signifikan yang bisa dilakukan,” ujarnya.https://www.cnnindonesia.com/embed/video/280248?smartautoplay=false&mute=true

Lebih lanjut, ia juga menyebut potensi tersebut mulai disadari oleh pemerintah Indonesia. Ini terlihat dari kesungguhan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang serius dalam mengembangkan industri keuangan syariah.

Salah satu contohnya adalah merger tiga bank syariah BUMN menjadi Bank Syariah Indonesia pada tahun ini.

Ketiganya adalah PT Bank BRI Syariah Tbk, PT Bank Mandiri Syariah, dan PT Bank BNI Syariah. Nantinya, bank hasil merger itu memiliki aset mencapai Rp214,6 triliun, dengan modal inti lebih dari Rp20,4 triliun.

CNNINDONESIA

RELATED ARTICLES

Nikmati Keuntungan Plus Fitur Simpan Kartu Lewat ‘DANA Pesta Kartu Bank’

Jakarta, 12 Juli 2021 – Hingga 25 Juli 2021, program ‘DANA Pesta Kartu Bank’ masih akan terus menghadirkan manfaat plus bagi pengguna...

Uji Klinis Vaksin Sinovac di Indonesia masih Aman

(Bandung 11/11) Vaksin Covid-19 hasil kolaborasi pengembangan Bio Farma dengan Sinovac, saat ini sudah mulai memasuki masa monitoring. Data per 6 November...

Tumpengan Nih! TLKM Ganti Nama jadi Telkom Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten telekomunikasi BUMN, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk berganti nama perusahaan menjadi PT Telkom Indonesia Tbk (Persero) dengan kode saham tetap...
- Advertisment -

Most Popular

Bikin Kaget! Ini Rasio Stock Split BCA, Lippo Jual LINK ke XL

Jakarta, CNBC Indonesia - Akhir...

Cdm Indonesia optimistis dapat tambahan medali di laga pemungkas besok

Jakarta (ANTARA) - Chef de Mission Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020, Rosan P. Roeslani, mengaku optimistis kontingen Merah Putih dapat menambah perolehan medali saat...

BMKG: Fenomena gelombang panas tidak terjadi di Indonesia

Jakarta (ANTARA) - Fenomena gelombang panas yang melanda sejumlah negara di benua Eropa dipastikan tidak terjadi di Indonesia, kata Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi,...

Recent Comments