Friday, September 24, 2021
Home PRANALA Investor 'Gatal' Nyerok Cuan, Harga Minyak Turun

Investor ‘Gatal’ Nyerok Cuan, Harga Minyak Turun

Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia bergerak turun pada perdagangan pagi ini. Investor sepertinya melakukan aksi ambil untung (profit taking) setelah harga naik tadi malam.

Pada Kamis (29/7/2021) pukul 07:57 WIB, harga minyak jenis brent tercatat US$ 74,63/barel. Turun 0,15% dibandingkan hari sebelumnya.

Sedangkan yang jenis light sweet harganya US$ 72,33/barel. Berkurang 0,08%.




crude

Malam tadi, harga minyak bergerak naik di mana brent hampir menyentuh US$ 75/barel. Sementara harga light sweet mendekati US$ 72/barel.

Kenaikan harga si emas hitam adalah respons dari rilis data stok minyak Amerika Serikat (AS). Pada pekan yang berakhir 23 Juli 2021, US Energy Information Admininstration (EIA) melaporkan stok minyak Negeri Adikuasa anjlok 4,1 juta barel menjadi 435,6 juta barel. Ini adalah stok terendah sejak Januari tahun lalu.

Penurunan ini jauh lebih dalam ketimbang ekspektasi pasar. Konsensus yang dihimpun Reuters memperkirakan stok minyak AS berkurang 2,9 juta barel.




crude

Selain konsumen, AS juga merupakan produsen minyak terbesar di Planet Bumi. EIA mencatat produksi minyak Negeri Paman Sam tahun lalu mencapai 16,6 juta barel/hari, sekitar 20% dari total produksi dunia.

Oleh karena itu, perkembangan produksi atau stok minyak AS akan sangat mempengaruhi harga di tingkat dunia. Maklum, AS adalah ‘bandar’ besar.

https://www.cnbcindonesia.com/market/20210729081218-17-264488/investor-gatal-nyerok-cuan-harga-minyak-turun

RELATED ARTICLES

TNI AL Kukuhkan Dansatgas Pembangunan Kapal Fregat Teknologi Inggris

Kapal fregat AH140 buatan Babcock International Inggris, yang dikerjasamakan dengan PT PAL (Persero). Foto: Babcock InternationalMenteri Pertahanan Prabowo Subianto membawa teknologi kapal perang canggih...

Gempa Dewa Nilai Patroli Polisi Purworejo Picu Keresahan Warga Desa Wadas

TEMPO.CO, Jakarta - Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa...

Pemerintah perlu pertimbangkan lanjutkan moratorium sawit

Kita masih perlu moratorium jilid II. Kalau tidak dilanjutkan, negara dan petani justru akan mengalami banyak kerugianJakarta (ANTARA) - Pemerintah dinilai perlu mempertimbangkan untuk...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

TNI AL Kukuhkan Dansatgas Pembangunan Kapal Fregat Teknologi Inggris

Kapal fregat AH140 buatan Babcock International Inggris, yang dikerjasamakan dengan PT PAL (Persero). Foto: Babcock InternationalMenteri Pertahanan Prabowo Subianto membawa teknologi kapal perang canggih...

Gempa Dewa Nilai Patroli Polisi Purworejo Picu Keresahan Warga Desa Wadas

TEMPO.CO, Jakarta - Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa...

Pemerintah perlu pertimbangkan lanjutkan moratorium sawit

Kita masih perlu moratorium jilid II. Kalau tidak dilanjutkan, negara dan petani justru akan mengalami banyak kerugianJakarta (ANTARA) - Pemerintah dinilai perlu mempertimbangkan untuk...

Recent Comments