Friday, September 24, 2021
Home PRANALA Investor Khawatirkan Bencana Alam, Bursa Eropa Dibuka Melemah

Investor Khawatirkan Bencana Alam, Bursa Eropa Dibuka Melemah

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Eropa melemah pada pembukaan perdagangan Selasa (27/7/2021), di tengah meningginya perhatian pelaku pasar terhadap perkembangan Covid-19 dan cuaca buruk di Benua Biru.

Indeks Stoxx 600 dibuka turun 0,5% dengan indeks saham sektor komoditas dasar melemah 1,1% menjadi pemimpin koreksi semua indeks saham sektoral di kawasan yang bergerak di teritori negatif.

Selang 15 menit kemudian, koreksi indeks Stoxx 600 menjadi 2,9 poin (-0,63%) ke 458,24. Indeks DAX Jerman drop 114,3 poin (-0,73%) ke 15.504,69 dan CAC Prancis turun 29,1 poin (-0,44%) ke 6.549,51. Indeks FTSE anjlok 58,8 poin (-0,84%) ke 6.966,67.

Eropa tengah diterpa bencana alam, dengan munculnya kebakaran hutan di kawasan Selatan Eropa saat ini akibat gelombang cuaca panas, bersamaan dengan angin ribut. Sebelumnya di sisi Utara, hujan deras dan banjir menggenangi beberapa kota di Jerman dan Belgia pekan lalu.

Di tengah kondisi demikian Bursa Asia Pasifik bergerak variatif di tengah anjloknya indeks saham Hang Seng Hongkong yang mencapai 2%, melanjutkan kecemasan pasar seputar pengetatan aturan pemerintah China terhadap perusahaan digital.

Harga kontrak berjangka (futures) indeks saham AS cenderung flat jelang rapat bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) yang membahas pandangan mereka terhadap ekonomi, serta peluang tapering atau pengurangan nilai program pembelian aset (quantitative easing/QE).

Pelaku pasar juga bakal memperhatikan rilis kinerja keuangan kuartal II-2021 emiten raksasa hari ini, di antaranya Alphabet (induk usaha Google) dan Microsoft. Di Eropa, investor memantau rilis kinerja kuartal II-2021 Dassault Systemes, Telecom Italia, dan Louis Vuitton (LVMH).

Kabar menyenangkan bagi pasar muncul dari Inggris, di mana pejabat bank sentral Negeri Big Ben tersebut menyatakan perlu menghindari pengurangan program stimulus moneter setidaknya untuk beberapa kuartal di tengah kenaikan inflasi dan masih tingginya ancaman Covid-19.

Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) merilis laporan “World Economic Outlook” hari ini, yang berpeluang diperhatikan pasar untuk memantau sejauh mana pelaku pasar layak untuk optimistis.

TIM RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]

(ags/ags)



https://www.cnbcindonesia.com/market/20210727142854-17-264011/investor-khawatirkan-bencana-alam-bursa-eropa-dibuka-melemah

RELATED ARTICLES

TNI AL Kukuhkan Dansatgas Pembangunan Kapal Fregat Teknologi Inggris

Kapal fregat AH140 buatan Babcock International Inggris, yang dikerjasamakan dengan PT PAL (Persero). Foto: Babcock InternationalMenteri Pertahanan Prabowo Subianto membawa teknologi kapal perang canggih...

Gempa Dewa Nilai Patroli Polisi Purworejo Picu Keresahan Warga Desa Wadas

TEMPO.CO, Jakarta - Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa...

Pemerintah perlu pertimbangkan lanjutkan moratorium sawit

Kita masih perlu moratorium jilid II. Kalau tidak dilanjutkan, negara dan petani justru akan mengalami banyak kerugianJakarta (ANTARA) - Pemerintah dinilai perlu mempertimbangkan untuk...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

TNI AL Kukuhkan Dansatgas Pembangunan Kapal Fregat Teknologi Inggris

Kapal fregat AH140 buatan Babcock International Inggris, yang dikerjasamakan dengan PT PAL (Persero). Foto: Babcock InternationalMenteri Pertahanan Prabowo Subianto membawa teknologi kapal perang canggih...

Gempa Dewa Nilai Patroli Polisi Purworejo Picu Keresahan Warga Desa Wadas

TEMPO.CO, Jakarta - Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa...

Pemerintah perlu pertimbangkan lanjutkan moratorium sawit

Kita masih perlu moratorium jilid II. Kalau tidak dilanjutkan, negara dan petani justru akan mengalami banyak kerugianJakarta (ANTARA) - Pemerintah dinilai perlu mempertimbangkan untuk...

Recent Comments