Wednesday, July 28, 2021
Home INFRASTRUCTURE Jasa Marga Kantongi Rp566 Miliar dari Surat Berharga Komersial

Jasa Marga Kantongi Rp566 Miliar dari Surat Berharga Komersial

Jakarta (14/10) – PT Jasa Marga (Persero) Tbk berhasil menerbitkan Surat Berharga Komersial (SBK) Rp566 miliar. SBK atau Commercial Paper merupakan instrumen pasar uang untuk Korporasi Non-Bank berbentuk surat sanggup (promissory note) dan berjangka waktu sampai dengan satu tahun yang terdaftar di Bank Indonesia (BI).
Corporate Finance Group Head Jasa Marga Eka Setya Adrianto mengatakan bahwa hasil penerbitan dari SBK ini akan digunakan untuk modal kerja, belanja modal serta kebutuhan perusahaan lainnya. Sebelumnya, target perolehan dana Jasa Marga dari SBK adalah Rp500 miliar hingga Rp1 triliun.


“Dana yang diterima hari ini telah dapat memenuhi kebutuhan Working Capital Jasa Marga, pada prinsipnya akan digunakan untuk modal kerja, belanja modal serta kebutuhan perusahaan lainnya. SBK dipilih karena dapat menjaga cash flow jangka pendek mengingat pembayaran bunga SBK dilakukan secara discounted sebesar 6,8%,” jelas Adri.
SBK I Jasa Marga Tahun 2020 memiliki tingkat suku bunga yang sangat kompetitif, mengingat dasar suku bunga yang digunakan adalah Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR)+ (85-160 bps), dimana saat ini JIBOR cukup rendah, yaitu sebesar 4,7% per tahun. SBK jatuh tempo selama 12 bulan serta telah mendapatkan peringkat idA1+ (A satu plus) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Selain itu, Adri menambahkan, SBK juga dapat digunakan sebagai bridging financing sebelum perusahaan mendapatkan pendanaan jangka panjang, contohnya menerbitkan obligasi atau instrumen capital market lainnya.
“Tentu saja ke depannya, kami tetap membuka peluang untuk menerbitkan produk lain dari capital market ataupun pasar uang sebagai alternatif sumber pendanaan untuk Perusahaan. Dengan adanya alternatif-alternatif pendanaan ini, secara umum Jasa Marga juga turut menambah basis investor yang terlibat dalam pembangunan jalan tol di Indonesia,” tambahnya.
Jasa Marga konsisten menggalang dana dari capital market. September lalu Jasa Marga mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribed dalam aksi penerbitan Obligasi Berkelanjutan II Jasa Marga Tahap I Tahun senilai Rp2 triliun. 
Permintaan yang masuk untuk Obligasi Berkelanjutan II tersebut mencapai angka Rp2,7 triliun melebihi nilai yang ditawarkan yaitu Rp2 triliun. Jasa Marga menggunakan dana hasil penerbitan obligasi diantaranya untuk modal kerja, pemeliharaan jalan tol, peningkatan fasilitas dan sarana penunjang jalan tol lainnya.
Di tahun-tahun sebelumnya, Jasa Marga juga telah menerbitkan sejumlah alternatif pendanaan di antaranya yaitu Sekuritisasi Pendapatan Tol Jagorawi, Project Bond JORR W2 Utara (Kebon Jeruk-Ulujami) dan Global IDR Bond (Komodo Bond). Ketiga skema tersebut mendapat apresiasi dari publik. Terbukti, Sekuritisasi Pendapatan Tol Jagorawi oversubscribed lebih dari dua kali sedangkan Komodo Bond oversubscribed lebih dari tiga kali.


_____________________________

Informasi lebih lanjut hubungi:

Faiza Riani

Marketing and Communication Department Head

PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Plaza Tol Taman Mini Indonesia Indah

Jakarta 13550

Telp. (021) 841 3526 / ext. 117/118

RELATED ARTICLES

KOMINFO Kampanyekan Migrasi Siaran TV Digital

Jakarta, 17 Desember 2020 – Setelah lebih dari satu dasawarsa jadi diskursus publik, kebijakan migrasi penyiaran televisi dari analog ke digital, segera...

Industri Keuangan Syariah RI Naik Peringkat ke-2 Dunia

Jakarta, CNN Indonesia -- Islamic Finance Development Indicator (IFDI) menempatkan industri keuangan syariah Indonesia di posisi kedua dunia pada tahun ini atau naik 2 peringkat...

Most Popular

Jasa Raharja, Kemenhub, Marinir AL Beri Bantuan di Pelabuhan Merak

INFO NASIONAL – PT Jasa Raharja bersama Kementerian Perhubungan dan  Korps Marinir Angkatan Laut memberi bantuan sosial kepada masyarakat di sekitar Pelabuhan Merak. Selain...

KKP bantu akses induk udang unggul ke pembudidaya skala rumah tangga

Memenuhi kebutuhan pembudidaya ikan akan benih bermutu menjadi salah satu program Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam misi untuk meningkatkan produksi ikan berkualitas di masyarakatJakarta...

Katanya The Fed Mau Kasih Sinyal Tapering, Rupiah Apa Kabar?

Jakarta, CNBC Indonesia - Rupiah berakhir...

Recent Comments