Sunday, January 16, 2022
Home PRANALA Jokowi ke Siswa: Sekolah Tatap Muka Tunggu Corona Turun

Jokowi ke Siswa: Sekolah Tatap Muka Tunggu Corona Turun

Jokowi ke Siswa: Sekolah Tatap Muka Tunggu Corona Turun
Presiden Joko Widodo berdialog secara virtual dengan siswa-siswi SD Sudimara, Banyumas, Jawa Tengah. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Jokowi menyempatkan diri untuk video call dengan siswa-siswi SD Sudimara, Cilongkok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, di Hari Anak Nasional.

Pada kesempatan tersebut, Jokowi memastikan pembelajaran tatap muka akan kembali dilakukan jika kasus penyebaran corona di Indonesia sudah turun.

"Nanti menunggu situasi kalau pandemi virus corona ini sudah membaik, sudah turun, nah kita akan buka belajar tatap muka. Gitu," kata Jokowi, Jumat (23/7).

Jokowi juga menjelaskan awalnya rencana pemerintah untuk menerapkan pembelajaran tatap muka pada bulan Juli ini, dengan lebih dulu simulasi bulan Juni. Namun, dibatalkan karena adanya lonjakan penyebaran COVID-19.

Jokowi ke Siswa: Sekolah Tatap Muka Tunggu Corona Turun  (1)
Presiden Joko Widodo. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

"Kita tahu ya sejak bulan Maret tahun yang lalu kita mengalami pandemi virus corona. Pasti anak-anak sudah tahu semuanya ya?" tanya Jokowi pada siswa sekolah.

"Iya.." jawab para siswa

"Juga selama pandemi saya juga tahu anak-anak menjadi sering di rumah, tidak pergi ke sekolah, tidak bepergian. Benar?

"Benar.."jawab siswa lagi.

"Tapi saya titip anak-anak harus tetap semangat belajar

Tak hanya itu, Jokowi kemudian meminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan agar mencegah penyebaran COVID-19.

"Kalau sehabis kegiatan cuci tangan pakai sabun jangan lupa dan juga menjaga jarak kalau berbicara dengan yang lainnya. Juga mengingatkan kepada teman-temannya kepada tetangganya untuk selalu memakai masker kalau keluar rumah," ujarnya.

https://kumparan.com/kumparannews/jokowi-ke-siswa-sekolah-tatap-muka-tunggu-corona-turun-1wBk7z0R7Tc

RELATED ARTICLES

KKP Tetapkan Laut Pasaman Barat Jadi Kawasan Konservasi

Kawasan laut seluas 6.122,14 hektare di Pasaman Barat, Sumatera Barat, resmi menjadi kawasan konservasi. Penetapan itu berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) KP Nomor: 2 tahun...

Menkes: 500 Orang Kena Omicron Dirawat di RS, 3 Butuh Oksigen, 2 Sembuh

Budi mengakui penularan varian Omicron memang lebih cepat dari varian Delta. Tetapi ia menekankan, dari pantauan sejumlah negara, hospitalisasi kasus varian Omicron hanya antara...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

KKP Tetapkan Laut Pasaman Barat Jadi Kawasan Konservasi

Kawasan laut seluas 6.122,14 hektare di Pasaman Barat, Sumatera Barat, resmi menjadi kawasan konservasi. Penetapan itu berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) KP Nomor: 2 tahun...

Menkes: 500 Orang Kena Omicron Dirawat di RS, 3 Butuh Oksigen, 2 Sembuh

Budi mengakui penularan varian Omicron memang lebih cepat dari varian Delta. Tetapi ia menekankan, dari pantauan sejumlah negara, hospitalisasi kasus varian Omicron hanya antara...

Airlangga Dorong Transformasi Digital dalam Industri Kesehatan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian...

Recent Comments