Monday, August 2, 2021
Home PRANALA Kasus Kematian Covid-19 Mengkhawatirkan, IHSG Bisa Tertekan

Kasus Kematian Covid-19 Mengkhawatirkan, IHSG Bisa Tertekan

Jakarta, CNN Indonesia —

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada perdagangan Rabu (21/7). Pasar khawatir terhadap angka kematian akibat kasus covid-19 yang terus bertambah selama PPKM darurat.

“Pergerakan masih dibayangi kasus covid-19 dari dalam negeri yang tercatat turun, namun angka kematian semakin tinggi, sehingga masih cukup mengkhawatirkan,” ujar Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan.

Pada Selasa (20/7), angka kematian akibat covid-19 bertambah 1.280 orang. Sedangkan, kasus positif bertambah 38.325, sehingga totalnya menjadi 2.950.058 orang.

Pemerintah telah memperpanjang PPKM darurat hingga 25 Juli 2021. Selanjutnya, PPKM darurat dilonggarkan bertahap mulai 26 Juli 2021 hanya bila kasus baru covid-19 turun.

Sebelumnya, Dennies pernah memprediksi perpanjangan PPKM darurat mempengaruhi pemulihan ekonomi pada kuartal III 2021.

“Perlu dicermati pergerakan masih dibayangi tingginya kasus covid-19 dan rencana perpanjangan PPKM darurat yang berpotensi memperlambat pemulihan ekonomi,” terang dia dalam riset resmi beberapa waktu lalu.

[Gambas:Video CNN]

Hari ini, ia memproyeksi indeks saham bergerak di rentang support 5.983-6.000 dan resistance 6.048-6.079.

Saham-saham yang menjadi rekomendasinya meliputi PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Senada, Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memperkirakan indeks saham lesu pada perdagangan hari ini lantaran minim sentimen positif di pasar. “Hari ini IHSG berpotensi berada dalam tekanan,” katanya.

Namun, ia menilai koreksi wajar IHSG bisa menjadi momentum beli bagi investor dalam jangka pendek. Prediksinya, IHSG melaju di rentang support 5.913 dan resistance 6.123.

“Momentum tekanan masih dapat dimanfaatkan oleh investor baik jangka pendek, menengah, maupun panjang,” imbuh dia.

Awal pekan lalu, indeks ditutup melemah 55,11 poin atau 0,91 persen ke level 6.017. Pelaku pasar asing mencatatkan beli bersih atau net buy di seluruh pasar sebesar Rp260,27 miliar.

(ulf/bir)




https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20210721061018-92-670053/kasus-kematian-covid-19-mengkhawatirkan-ihsg-bisa-tertekan

RELATED ARTICLES

Bikin Kaget! Ini Rasio Stock Split BCA, Lippo Jual LINK ke XL

Jakarta, CNBC Indonesia - Akhir...

Cdm Indonesia optimistis dapat tambahan medali di laga pemungkas besok

Jakarta (ANTARA) - Chef de Mission Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020, Rosan P. Roeslani, mengaku optimistis kontingen Merah Putih dapat menambah perolehan medali saat...

BMKG: Fenomena gelombang panas tidak terjadi di Indonesia

Jakarta (ANTARA) - Fenomena gelombang panas yang melanda sejumlah negara di benua Eropa dipastikan tidak terjadi di Indonesia, kata Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi,...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Bikin Kaget! Ini Rasio Stock Split BCA, Lippo Jual LINK ke XL

Jakarta, CNBC Indonesia - Akhir...

Cdm Indonesia optimistis dapat tambahan medali di laga pemungkas besok

Jakarta (ANTARA) - Chef de Mission Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020, Rosan P. Roeslani, mengaku optimistis kontingen Merah Putih dapat menambah perolehan medali saat...

BMKG: Fenomena gelombang panas tidak terjadi di Indonesia

Jakarta (ANTARA) - Fenomena gelombang panas yang melanda sejumlah negara di benua Eropa dipastikan tidak terjadi di Indonesia, kata Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi,...

KKP amankan tujuh pelaku pengeboman ikan di perairan Takalar

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengamankan sebanyak tujuh orang nelayan pelaku pengeboman ikan di wilayah perairan Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan,...

Recent Comments