Friday, September 24, 2021
Home News Kementan Bangun Pertanian di Ujung Indonesia, Diapresiasi Senator Papua Barat

Kementan Bangun Pertanian di Ujung Indonesia, Diapresiasi Senator Papua Barat

Kementan Bangun Pertanian di Ujung Indonesia, Diapresiasi Senator Papua Barat
Kunjungan Kerja Mentan Syahrul Yasin Limpo di Sorong. Foto: Kementan RI

Wakil Ketua I Komite I DPD RI, Filep Wamafma, mengapresiasi upaya Kementerian Pertanian (Kementan) dalam pembangunan pertanian ujung Indonesia, khususnya Papua dan Papua Barat.

Menurut Filep, upaya tersebut merupakan langkah yang tepat, mengingat sektor pertanian di tanah Papua memiliki potensi besar, terutama dalam mendukung peningkatan ekspor.

Dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Papua beberapa hari lalu, Syahrul memantau jalannya panen raya petani di Kabupaten Merauke. Ia juga menyalurkan bantuan sebesar Rp 19,43 miliar.

Selama di wilayah Papua, Syahrul juga melakukan kunjungan kerja ke Sorong, Papua Barat. Ia mendorong lahan hutan sagu di Sorong menjadi kawasan agrowisata. Tak hanya itu, ia mendorong peningkatan kualitas RMU hingga pencetakan ribuan petani milenial asal Papua.

Upaya Syahrul ini pun mendapat dukungan dari Filep, karena bertujuan memajukan Papua dan Papua Barat.

"Tentu saja kita mendukung dan mengapresiasi berbagai program petani milenial dari Kementan, terutama semua kegiatan pembangunan yang dilakukan di Papua," ujar Senator dari Papua Barat ini dikutip dari siaran pers Kementan, Senin (6/9).

Kementan Bangun Pertanian di Ujung Indonesia, Diapresiasi Senator Papua Barat  (1)
Rektor Universitas Cendrawasih Filep Wamafma menjadi pembicara dalam Diskusi Empat Pilar MPR RI bertema "Praktik Politik Kebangsaan" di DPR RI. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Dengan kegiatan pembangunan ini, Filep merasa yakin sistem baku SDM unggul, standar hasil produksi hingga pemasaran hasil pertanian di Papua semakin berkembang pesat dan berkelanjutan.

"Karena itu, jika bekerja sama dengan berbagai pihak, tentu pekerjaan menanamkan keinginan untuk bertani kepada mereka, kaum muda, dapat menjadi lebih mudah. Saya berharap pemerintah juga terus membangun kerja sama dengan BUMN atau BUMD," katanya.

Filep menambahkan, wilayah Papua sebagai perbatasan dengan negara lain dinilai memiliki potensi besar dalam memenuhi asupan makanan ekspor. Potensi tersebut misalnya mengekspor beras nasional ke Papua Nugini dan juga negara lain yang dekat dengan perbatasan.

"Saya kira dengan adanya Duta Petani Milenial pertanian kita akan memiliki standar mutu yang baik dan ekspor ke negara lain," jelasnya.

Kementan Bangun Pertanian di Ujung Indonesia, Diapresiasi Senator Papua Barat  (2)
Kunjungan Kerja Mentan Syahrul Yasin Limpo di Sorong. Foto: Kementan RI

Syahrul telah mendorong Provinsi Papua untuk mencetak lebih banyak SDM pertanian unggul yang siap menjadi wirausahawan muda dalam memperkuat sektor pertanian maju, mandiri, dan modern.

Menurutnya, langkah tersebut penting dilakukan, mengingat Papua adalah daerah subur dengan lahan pertanian yang belum tergarap maksimal.

"Hari ini saya datang untuk mengatakan bahwa Papua adalah daerah yang hebat. Kalau begitu, ayo kita sama-sama bertani, karena Tuhan menciptakan tanah Papua ini luar biasa. Mataharinya bersinar, airnya mengalir, tanahnya subur dan peluang ekspornya terbuka lebar," tutupnya.

https://kumparan.com/kumparannews/kementan-bangun-pertanian-di-ujung-indonesia-diapresiasi-senator-papua-barat-1wTh7y2UZmF

RELATED ARTICLES

TNI AL Kukuhkan Dansatgas Pembangunan Kapal Fregat Teknologi Inggris

Kapal fregat AH140 buatan Babcock International Inggris, yang dikerjasamakan dengan PT PAL (Persero). Foto: Babcock InternationalMenteri Pertahanan Prabowo Subianto membawa teknologi kapal perang canggih...

Gempa Dewa Nilai Patroli Polisi Purworejo Picu Keresahan Warga Desa Wadas

TEMPO.CO, Jakarta - Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa...

Pemerintah perlu pertimbangkan lanjutkan moratorium sawit

Kita masih perlu moratorium jilid II. Kalau tidak dilanjutkan, negara dan petani justru akan mengalami banyak kerugianJakarta (ANTARA) - Pemerintah dinilai perlu mempertimbangkan untuk...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

TNI AL Kukuhkan Dansatgas Pembangunan Kapal Fregat Teknologi Inggris

Kapal fregat AH140 buatan Babcock International Inggris, yang dikerjasamakan dengan PT PAL (Persero). Foto: Babcock InternationalMenteri Pertahanan Prabowo Subianto membawa teknologi kapal perang canggih...

Gempa Dewa Nilai Patroli Polisi Purworejo Picu Keresahan Warga Desa Wadas

TEMPO.CO, Jakarta - Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa...

Pemerintah perlu pertimbangkan lanjutkan moratorium sawit

Kita masih perlu moratorium jilid II. Kalau tidak dilanjutkan, negara dan petani justru akan mengalami banyak kerugianJakarta (ANTARA) - Pemerintah dinilai perlu mempertimbangkan untuk...

Recent Comments