Sunday, January 16, 2022
Home Ekonomi Kemudahan Permodalan Kunci Usaha Budidaya

Kemudahan Permodalan Kunci Usaha Budidaya

JawaPos.com ─ Sudah umum, pembudidaya ikan selalu dihadapkan dengan persoalan permodalan. Kondisi tersebut semakin dipersulit dengan hantaman Pandemi Covid-19.

Sebenarnya, bagi pelaku usaha di sektor kelautan dan perikanan di Bengkulu, wabah global saat ini tidak terlalu berdampak. Bahkan, ada kecenderungan usaha meningkat. Seperti diakui Mulyono Dugel, pembudidaya ikan nila di Desa Marga Sakti Kabupaten Bengkulu Utara. Ikan nila yang dihasilkannya meningkat dari biasanya 3,5 ton menjadi 6 ton per siklus.

Di sisi pemasaran, Mulyono juga tidak terkendala, sebab di daerahnya banyak bos-bos (istilah bagi pembeli ikan dalam jumlah besar) yang siap membeli ikannya. “Tidak terdampak pandemi, malah usaha saya naik,” ungkapnya, saat dihubungi pada Kamis (22/7).

Kestabilan usaha Mulyono tak terlepas dari peran Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP). Dana bergulir yang diterima Mulyono dari badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu menjadikan fondasi usaha budidayanya kokoh.

Jauh hari sebelum mengenal LPMUKP, Mulyono mengaku sering mengalami kesulitan modal dalam memenuhi kebutuhan pakan. Ia hanya bisa menyediakan pakan dari awal penebaran sampai ikan berumur dua atau tiga bulan. Saat ikan ukuran menjelang panen, Ia terpaksa bekerjasama dengan mitra pakan, sehingga berakibat dirinya terikat dalam memasarkan hasil.

Tapi, sejak November 2020, berkat modal dari LPMUKP dengan suku bunga rendah, Mulyono bisa melepaskan diri dari mitra pakan yang selama ini membuatnya tak bebas dalam menjual hasil budi daya. “Saya sangat terbantu dengan bantuan ini, sekarang banyak bos-bos (pemasar) yang ambil ikan dari saya,” imbuhnya.

Ia malah bisa menambah jumlah benih yang ditebar dan tidak takut lagi dengan kekurangan pakan atau keterlambatan ketersediaan pakan yang sering terjadi sebelumnya. “Semua untuk operasional, kayak pakan ternak itu. Nggak boleh digunain selain untuk usaha,” jelasnya.

Rasa syukur Mulyono tentu tak lepas juga dari peran pendamping LPMUKP yang membantu memudahkan proses peminjaman hingga pemanfaatkan dana. Apalagi, dengan adanya kemudahan mengatur jatuh tempo pembayaran persemester sesuai waktu panen, sangat meringankan dalam pengembalian pinjaman.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Saifan Zaking, ARM



https://www.jawapos.com/ekonomi/24/07/2021/kemudahan-permodalan-kunci-usaha-budidaya/

RELATED ARTICLES

KKP Tetapkan Laut Pasaman Barat Jadi Kawasan Konservasi

Kawasan laut seluas 6.122,14 hektare di Pasaman Barat, Sumatera Barat, resmi menjadi kawasan konservasi. Penetapan itu berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) KP Nomor: 2 tahun...

Menkes: 500 Orang Kena Omicron Dirawat di RS, 3 Butuh Oksigen, 2 Sembuh

Budi mengakui penularan varian Omicron memang lebih cepat dari varian Delta. Tetapi ia menekankan, dari pantauan sejumlah negara, hospitalisasi kasus varian Omicron hanya antara...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

KKP Tetapkan Laut Pasaman Barat Jadi Kawasan Konservasi

Kawasan laut seluas 6.122,14 hektare di Pasaman Barat, Sumatera Barat, resmi menjadi kawasan konservasi. Penetapan itu berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) KP Nomor: 2 tahun...

Menkes: 500 Orang Kena Omicron Dirawat di RS, 3 Butuh Oksigen, 2 Sembuh

Budi mengakui penularan varian Omicron memang lebih cepat dari varian Delta. Tetapi ia menekankan, dari pantauan sejumlah negara, hospitalisasi kasus varian Omicron hanya antara...

Airlangga Dorong Transformasi Digital dalam Industri Kesehatan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian...

Recent Comments