Tuesday, January 18, 2022
Home PRANALA Kiat merawat mobil dari rumah

Kiat merawat mobil dari rumah

Jakarta (ANTARA) – Sama seperti tubuh, mobil pun butuh untuk dirawat secara berkala agar performanya tetap baik dan nyaman saat dikendarai.

Berikut kiat untuk merawat mobil yang mungkin jarang dibawa ke bengkel selama pandemi menurut siaran pers  Carsome dikutip Minggu:

Perhatikan kebersihan interior

Selain diselimuti debu dan kotoran, mobil yang terparkir lama di garasi juga memungkinkan untuk dihinggapi binatang seperti semut, serangga dan kecoa.

Baca juga: Masih perlukah memanaskan mesin untuk mobil keluaran terkini?

Maka, ketika membersihkan mobil diperhatikan juga kebersihan interiornya dengan cara menyedot debu dari jok dan karpet, lap bagian dashboard dan mengelap bagian door trim dengan kain yang lembut.

Jika dibersihkan secara berkala, interior mobil pun akan terbebas dari sebu, kotoran, binatang dan bau yang tak sedap. Jangan lupa juga untuk memakai penyegar udara agar mobil tetap harum.

Kaca mobil berdebu bisa terkena jamur

Debu yang menempel pada kaca mobil yang dibiarkan begitu saja akan menyebabkan tumbuhnya jamur pada permukaan kaca mobil.

Oleh karena itu, membersihkan kaca mobil secara berkala penting untuk kebersihan mobil. Membersihkan kaca mobil pun tidak boleh sembarangan, harus menggunakan sabun khusus dan lap yang lembut agar tidak merusak permukaan kaca.

Selain kaca mobil, wiper juga harus dibersihkan secara berkala agar tetap berfungsi dengan baik.

Memanaskan mobil

Memanaskan mobil merupakan hal yang penting tapi sering terlewatkan. Mesin dalam mobil yang terparkir lama cenderung menjadi aus karena oli tidak melumasi komponennya dengan baik.

Dalam jangka panjang, mobil yang tidak dipanaskan akan mengakibatkan kebocoran kompresi dan berlanjut kepada overheating. Untuk itu Anda sebaiknya memanaskan mobil, setidaknya sekali dalam seminggu untuk menghindari kendala khususnya kompresi yang bocor.

Baca juga: Empat langkah perbaiki kipas otomatis yang mati

Pastikan tekanan ban cukup

Jangan sekali-kali mengabaikan hal ini, karena akan membuat ban kempes dan mobil tidak dapat digunakan. Sebaiknya Anda memeriksa kembali tekanan angin untuk menghindari ban bocor. Walaupun dalam masa PPKM, ban harus tetap dalam kondisi aman jika sewaktu-waktu mobil diperlukan.

Hindari Flat spot

Flat spot adalah masalah yang sering terjadi pada ban mobil, di mana kondisi ban mobil hanya bertumpu pada satu sisi saja sehingga bentuk ban tidak bulat seperti biasanya.

Kondisi ini biasanya terjadi karena pengguna mobil hanya memanaskan mobil di tempat saja. Jika kondisi ini terus didiamkan maka akan timbul rasa tidak nyaman ketika berkendara, sebaiknya segera mengganti ban saat flat spot terjadi.

Parkir mobil di tempat aman

Membiarkan mobil terparkir di garasi bukan berarti tanpa risiko. Ada baiknya jika Anda juga menyediakan peralatan keamanan mobil seperti kunci stir, alarm mobil dan gembok pada pagar rumah.

Mobil yang diparkir di luar rumah biasanya memiliki risiko lebih tinggi, tidak hanya dari segi keamanan tapi juga risiko kerusakan cat dan badan mobil yang terkena panas dan hujan. Jika mobil terparkir di luar garasi rumah, ada baiknya untuk memberikan perlindungan tambahan seperti penutup agar mobil terlindung dengan baik.

Asuransi

Selain menyediakan peralatan keamanan, penting juga untuk melindungi mobil dengan asuransi. Proteksi asuransi akan memberikan perlindungan finansial terutama dari tindak kejahatan pencurian.

Terdapat dua pilihan asuransi total loss only (TLO), asuransi yang akan menghindarkan kamu dari kerugian finansial jika mobil hilang karena dicuri dan all risk atau comprehensive yang menjangkau kerugian karena kehilangan dan kecelakaan.

Yang paling cocok di masa PPKM seperti saat ini adalah TLO, karena risiko kehilangan lebih besar dibanding risiko kecelakaan.

Mencabut kabel negatif aki untuk menghindari risiko aki melemah

Kebanyakan orang membiarkan aki terpasang saat mobil terparkir lama, tanpa disadari hal ini dapat membuat aki menjadi melemah karena tidak ter-charge dengan sempurna.

Banyak juga yang melepaskan keseluruhan kabel aki, nyatanya hal ini juga dapat menimbulkan resiko berbahaya. Yang harus diterapkan adalah dengan mencabut

kabel negatif pada aki, dengan begitu aki tidak akan menjadi lemah dan mobil juga terhindar dari risiko berbahaya.

Baca juga: Tips rawat mobil di masa PPKM agar tetap di kondisi optimal

Baca juga: Lima tanda kampas kopling mobil harus segera diganti

Baca juga: Tips aman isi freon AC mobil di rumah

Pewarta: N011
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2021

https://otomotif.antaranews.com/berita/2416781/kiat-merawat-mobil-dari-rumah

RELATED ARTICLES

Per Selasa 120.621.088 warga sudah divaksin COVID-19 lengkap

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kesehatan RI melaporkan 120.621.088 warga Indonesia telah mendapatkan dosis vaksin COVID-19 secara lengkap hingga Selasa.Siaran pers Kemenkes yang diterima ANTARA...

Triwulan I-2022, Bank Neo Commerce Tambah Layanan RDN, Digital Lending, QRIS

TEMPO.CO, Jakarta -Bank Neo Commerce (BNC) mulai...

Jamkrindo raih penghargaan sebagai Penjamin KUR Terbaik 1

Jakarta (ANTARA) - PT Jamkrindo mendapatkan penghargaan sebagai perusahaan penjamin kredit usaha rakyat (KUR) terbaik 1 tahun 2021 dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Per Selasa 120.621.088 warga sudah divaksin COVID-19 lengkap

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kesehatan RI melaporkan 120.621.088 warga Indonesia telah mendapatkan dosis vaksin COVID-19 secara lengkap hingga Selasa.Siaran pers Kemenkes yang diterima ANTARA...

Triwulan I-2022, Bank Neo Commerce Tambah Layanan RDN, Digital Lending, QRIS

TEMPO.CO, Jakarta -Bank Neo Commerce (BNC) mulai...

Jamkrindo raih penghargaan sebagai Penjamin KUR Terbaik 1

Jakarta (ANTARA) - PT Jamkrindo mendapatkan penghargaan sebagai perusahaan penjamin kredit usaha rakyat (KUR) terbaik 1 tahun 2021 dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di...

Jaksa Ajukan Banding di Kasus Penganiayaan Wartawan Tempo Nurhadi

TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan...

Recent Comments