Sunday, January 16, 2022
Home PRANALA Kisah Anak Tukang Cukur Lulus Taruna Akmil TNI, Bermula Lihat Tentara Naik...

Kisah Anak Tukang Cukur Lulus Taruna Akmil TNI, Bermula Lihat Tentara Naik Tank

TEMPO.CO, Jakarta – Sersan Taruna Yanwar Jumowo, anak tukang cukur bersyukur bisa lulus menjadi Taruna Akademi Militer TNI AD. Ia menceritakan keinginannya menjadi tentara setelah ia melihat tentara terlihat gagah saat naik kendaraan tempur tank di parade alutsista.

"Saya menjadi tentara karena keinginan sendiri dan karena saya senang melihat prajurit tentara yang gagah menaiki tank-tank, saat diajak ayah saya melihat alutsista TNI. Saat disana saya bilang, ayah, saya ingin menjadi seperti orang itu, saya menunjuk tentara yang sedang menaiki tank," ucap dia seperti dikutip daru siaran pers TNI AD, Minggu 15 Agustus 2021.

Sejak saat itu, Yanwar terbersit hatinya untuk merealisasikan keinginannya tersebut. Ia pun giat melakukan serangkaian latihan intensif seperti lari, dan kegiatan olahraga yang meningkatkan stamina, kesehatan dan kebugaran. Hal tersebut dia lakukan agar bisa lolos tes kesehatan dan tes-tes lainnya untuk menjadi Taruna Akmil.

Ketika menjalani pendidikan taruna, dia mengatakan disiplin dan ketekunan menjadi kunci agar nantinya dapat menjadi prajurit yang mampu memberikan pengabdian terbaik untuk bangsa.

“Kegiatan di sini cukup padat, menguras tenaga, berbeda dengan kegiatan sehari-hari saat masih sekolah atau di rumah. Di sini tidak bisa santai-santai, semua dibatasi dengan waktu, semua kegiatan di sini terprogram dengan baik,” kata dia.

Ayah Yanwar, Tarman menyebutkan siapa pun bisa menjadi prajurit TNI asal memiliki kemauan dan usaha. “Seperti kata pimpinan-pimpinan (TNI), sudah membuktikan kalau masuk taruna itu tanpa duit, yang penting usaha dan doa, jadi kalau ada yang ngomong pakai duit itu salah, keliru itu,” ujar Tarman.

Baca: Andika Perkasa Bilang Penghapusan Tes Keperawanan Sudah Dilakukan Sejak Mei



https://nasional.tempo.co/read/1494888/kisah-anak-tukang-cukur-lulus-taruna-akmil-tni-bermula-lihat-tentara-naik-tank

RELATED ARTICLES

KKP Tetapkan Laut Pasaman Barat Jadi Kawasan Konservasi

Kawasan laut seluas 6.122,14 hektare di Pasaman Barat, Sumatera Barat, resmi menjadi kawasan konservasi. Penetapan itu berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) KP Nomor: 2 tahun...

Menkes: 500 Orang Kena Omicron Dirawat di RS, 3 Butuh Oksigen, 2 Sembuh

Budi mengakui penularan varian Omicron memang lebih cepat dari varian Delta. Tetapi ia menekankan, dari pantauan sejumlah negara, hospitalisasi kasus varian Omicron hanya antara...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

KKP Tetapkan Laut Pasaman Barat Jadi Kawasan Konservasi

Kawasan laut seluas 6.122,14 hektare di Pasaman Barat, Sumatera Barat, resmi menjadi kawasan konservasi. Penetapan itu berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) KP Nomor: 2 tahun...

Menkes: 500 Orang Kena Omicron Dirawat di RS, 3 Butuh Oksigen, 2 Sembuh

Budi mengakui penularan varian Omicron memang lebih cepat dari varian Delta. Tetapi ia menekankan, dari pantauan sejumlah negara, hospitalisasi kasus varian Omicron hanya antara...

Airlangga Dorong Transformasi Digital dalam Industri Kesehatan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian...

Recent Comments