Tuesday, March 29, 2022
Home Kantor Staf Presiden KSP Sebut Karantina Mandiri Tak Hanya Untuk Pejabat Negara

KSP Sebut Karantina Mandiri Tak Hanya Untuk Pejabat Negara

Suara.com – Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Abraham Wirotomo menegaskan pengecualian karantina mandiri bukan hanya untuk pejabat negara saja.

Diskresi tersebut, juga diberikan untuk pejabat diplomatik yang melakukan kunjungan kenegaraan atau delegasi negara–negara anggota G20.

“Bahkan masyarakat biasa juga bisa mendapat pengecualian karantina mandiri, yang memiliki alasan kesehatan dan kemanusiaan,” kata Abraham Wirotomo, dalam siaran pers KSP yang diterima di Jakarta, Kamis (23/12/2021).

Sebelumnya, Surat Edaran Kasatgas Covid-19 yang memuat dispensasi pengurangan durasi pelaksanaan karantina kepada pejabat eselon satu ke atas menjadi sorotan publik. SE 25/2021 tersebut dinilai pilih kasih dan tidak adil, karena memberikan perlakukan istimewa kepada pejabat.

Baca Juga:
Kata Wakil Ketua DPR soal Karantina Mandiri Bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Abraham menilai pemberian dispensasi karantina tidak ubahnya fasilitas negara yang melekat pada seorang pejabat negara, seperti hak mendapat pengawalan atau lainnya, yang bertujuan untuk menunjang tugas-tugas kenegaraannya.

“Ini yang harus dipahami oleh masyarakat,” ujar Abraham.

Ia menambahkan, meski mendapat dispensasi untuk bisa melaksanakan karantina mandiri, para pejabat negara tetap harus mengikuti prosedur Satgas Covid-19.

“Pejabat tetap harus berkirim surat pengajuan karantina mandiri ke satgas, harus ada keterangan punya kamar tidur dan kamar mandi yang terpisah, melampirkan hasil tes PCR, dan juga ada petugas yang mengawasinya,” tuturnya.

Abraham juga mengingatkan, pemerintah dalam menangani pandemi tidak hanya menekankan pada pengendalian Covid-19, tapi juga pada pemulihan ekonomi.

Baca Juga:
Bagaimana Aturan Karantina Mandiri untuk Pejabat Usai Dinas Luar Negeri?

”Kalau pemerintah kaku dan hanya memikirkan dampak kesehatan maka tidak ada itu skema travel buble, tidak ada kunjungan delegasi G20 atau lainnya. Aturan bisa berubah sewaktu-waktu melihat kondisi terkini dengan pendekatan kesehatan dan ekonominya,” jelas Abraham. (Antara)



https://www.suara.com/news/2021/12/23/145910/ksp-sebut-karantina-mandiri-tak-hanya-untuk-pejabat-negara

RELATED ARTICLES

Bernostalgia dengan kereta api di jalur Garut-Cibatu

Garut (ANTARA) - Suara lokomotif kereta api yang khas itu kini sudah terdengar lagi di sepanjang jalur rel Stasiun Garut-Cibatu mewarnai aktivitas masyarakat di...

KB Bukopin gaet AESPA jadi “brand ambassador”

Video korporasi bersama AESPA ini diharapkan dapat memberikan gambaran perubahan yang akan kami lakukan untuk kepentingan nasabah dalam waktu cukup singkat menuju level selanjutnyaJakarta...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Bernostalgia dengan kereta api di jalur Garut-Cibatu

Garut (ANTARA) - Suara lokomotif kereta api yang khas itu kini sudah terdengar lagi di sepanjang jalur rel Stasiun Garut-Cibatu mewarnai aktivitas masyarakat di...

KB Bukopin gaet AESPA jadi “brand ambassador”

Video korporasi bersama AESPA ini diharapkan dapat memberikan gambaran perubahan yang akan kami lakukan untuk kepentingan nasabah dalam waktu cukup singkat menuju level selanjutnyaJakarta...

KKP raih penghargaan PR Indonesia kategori terpopuler di media cetak

Terima kasih atas kepercayaan dan apresiasi yang telah diberikan kepada KKP. Prestasi ini menunjukkan di KKP tidak ada superman melainkan superteam,Jakarta (ANTARA) - Kementerian...

Recent Comments