Friday, September 24, 2021
Home PRANALA Luhut dorong optimalisasi isolasi terpusat untuk pasien risiko tinggi

Luhut dorong optimalisasi isolasi terpusat untuk pasien risiko tinggi

Saya pikir semua tim sudah siap untuk melaksanakan, kami sudah melakukan berjenjang dan persiapan-persiapan ini saya pikir sudah maksimal

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi yang juga Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mendorong optimalisasi isolasi terpusat di tingkat desa, kecamatan, kabupaten, kota maupun di provinsi bagi pasien-pasien berisiko tinggi.

Selain untuk pasien berisiko tinggi, isolasi terpusat juga perlu diutamakan bagi mereka yang serumah dengan ibu hamil, orang tua, dan orang dengan komorbid.

Baca juga: Pakar sebut vaksin kurangi risiko gejala berat hingga kematian

“Hal ini penting untuk mencegah penularan dan risiko kematian, terutama kepada orang tua dan orang komorbid karena hasil temuan kami, kematian yang meninggal pada akhir-akhir ini banyak mengenai orang-orang komorbid dan yang belum divaksin,” katanya dalam konferensi pers virtual mengenai evaluasi dan penerapan PPKM di Jakarta, Minggu.

Luhut juga mengatakan pemerintah akan akan memasifkan program vaksinasi pada Juli hingga September mendatang.

Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) itu juga terus mengingatkan agar semua aturan yang diberlakukan dalam PPKM harus dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Sesuai instruksi dari Presiden Jokowi, kegiatan testing dan tracing juga akan ditingkatkan secara masif yang akan dimulai di 7 wilayah aglomerasi di Jawa dan Bali. Kegiatan tracing (pelacakan) akan dikoordinir oleh TNI bekerjasama dengan Polri, dan puskesmas-puskesmas di masing-masing wilayah. Untuk testing tetap dilakukan oleh tenaga kesehatan.

Baca juga: Pasien COVID-19 RSUD Tamiang Layang-Kalteng dominan bergejala berat

“Saya pikir semua tim sudah siap untuk melaksanakan, kami sudah melakukan berjenjang dan persiapan-persiapan ini saya pikir sudah maksimal. Tinggal besok eksekusinya kita lihat,” katanya.

Luhut menilai ketersediaan oksigen dan obat kini mulai bisa ditangani pemerintah dengan baik.

Ia menambahkan, pemerintah juga telah menyiapkan lebih dari 40 ribu tempat tidur untuk mengantisipasi peningkatan testing, tracing dan treatment.

Baca juga: Kemenkes: Tak ada laporan KIPI vaksin COVID-19 gejala berat

“Jadi kerja sama semua pemda, TNI, Polri juga sejalan sampai ASN. Kami coba untuk sentuh semua lini bahwa ini adalah kerjaan kita bersama-sama. Ini bukan pekerjaan mudah tapi bersama kita bisa,” pungkas Luhut.

 

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

https://www.antaranews.com/berita/2287870/luhut-dorong-optimalisasi-isolasi-terpusat-untuk-pasien-risiko-tinggi

RELATED ARTICLES

TNI AL Kukuhkan Dansatgas Pembangunan Kapal Fregat Teknologi Inggris

Kapal fregat AH140 buatan Babcock International Inggris, yang dikerjasamakan dengan PT PAL (Persero). Foto: Babcock InternationalMenteri Pertahanan Prabowo Subianto membawa teknologi kapal perang canggih...

Gempa Dewa Nilai Patroli Polisi Purworejo Picu Keresahan Warga Desa Wadas

TEMPO.CO, Jakarta - Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa...

Pemerintah perlu pertimbangkan lanjutkan moratorium sawit

Kita masih perlu moratorium jilid II. Kalau tidak dilanjutkan, negara dan petani justru akan mengalami banyak kerugianJakarta (ANTARA) - Pemerintah dinilai perlu mempertimbangkan untuk...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

TNI AL Kukuhkan Dansatgas Pembangunan Kapal Fregat Teknologi Inggris

Kapal fregat AH140 buatan Babcock International Inggris, yang dikerjasamakan dengan PT PAL (Persero). Foto: Babcock InternationalMenteri Pertahanan Prabowo Subianto membawa teknologi kapal perang canggih...

Gempa Dewa Nilai Patroli Polisi Purworejo Picu Keresahan Warga Desa Wadas

TEMPO.CO, Jakarta - Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa...

Pemerintah perlu pertimbangkan lanjutkan moratorium sawit

Kita masih perlu moratorium jilid II. Kalau tidak dilanjutkan, negara dan petani justru akan mengalami banyak kerugianJakarta (ANTARA) - Pemerintah dinilai perlu mempertimbangkan untuk...

Recent Comments