Monday, September 20, 2021
Home PRANALA Menteri Kesehatan hapus aturan soal vaksinasi berbayar untuk individu

Menteri Kesehatan hapus aturan soal vaksinasi berbayar untuk individu

Jakarta (ANTARA) – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menghapus aturan tentang pelaksanaan vaksinasi COVID-19 berbayar untuk individu yang sebelumnya tercakup dalam ketentuan mengenai pelaksanaan vaksinasi gotong royong.

Penghapusan ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 23 Tahun 2021 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

“Dengan perubahan ini, maka pelaksanaan vaksinasi COVID-19 tetap sama dengan mekanisme sebelumnya, yakni diberikan secara gratis kepada seluruh masyarakat Indonesia melalui Program Vaksinasi Nasional COVID-19 dan Program Vaksinasi Gotong Royong melalui perusahaan,” kata Budi sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian yang diterima di Jakarta, Senin.

 

Ketentuan mengenai pelayanan vaksinasi berbayar untuk individu dalam skema vaksinasi gotong royong tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Budi menjelaskan bahwa menurut ketentuan yang baru pelaksanaan pelayanan vaksinasi gotong royong oleh perusahaan hanya menggunakan produk vaksin COVID-19 dari Sinopharm.

“Dengan sasaran sekitar 7,5 juta penduduk usia di atas 18 tahun,” katanya.

Sementara itu, dalam pelaksanaan Program Vaksinasi Nasional COVID-19 yang sasarannya lebih dari 200 juta penduduk Indonesia, pemerintah menggunakan produk vaksin dari Sinovac, AstraZeneca, Moderna, Pfizer, Sinopharm, dan Novavax.

#ingatpesanibu

#sudahdivaksintetap3M

#vaksinmelindungikitasemua

Baca juga:

Pemerintah percepat pelaksanaan vaksinasi di pusat kegiatan ekonomi

Penerima vaksin lengkap capai 23,7 juta warga Indonesia

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

https://www.antaranews.com/berita/2315766/menteri-kesehatan-hapus-aturan-soal-vaksinasi-berbayar-untuk-individu

RELATED ARTICLES

Layanan TelkomGroup kembali normal setelah perbaikan kabel laut

Manado (ANTARA) - Layanan TelkomGroup baik fixed maupun mobile broadband di beberapa wilayah Indonesia sudah berangsur pulih setelah gangguan pada sistem komunikasi kabel laut...

Mengungkit jejak kejayaan pelabuhan nusantara di Bumi Melayu

Tanjungpinang (ANTARA) - Syahdan, pelabuhan Negeri Riau (sekarang Kepulauan Riau) yang terpusat di kawasan Sungai Carang itu konon pernah menjadi pelabuhan transito yang menghubungkan...

Bupati Bangli buka kembali wisata air terjun Tukad Cepung Bali

Bangli (ANTARA) - Dalam upaya pemulihan ekonomi masyarakat dan keterpurukan akibat pandemi COVID-19, kurang lebih dua tahun lamanya Tukad Cepung ditutup untuk umum, dan...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Layanan TelkomGroup kembali normal setelah perbaikan kabel laut

Manado (ANTARA) - Layanan TelkomGroup baik fixed maupun mobile broadband di beberapa wilayah Indonesia sudah berangsur pulih setelah gangguan pada sistem komunikasi kabel laut...

Mengungkit jejak kejayaan pelabuhan nusantara di Bumi Melayu

Tanjungpinang (ANTARA) - Syahdan, pelabuhan Negeri Riau (sekarang Kepulauan Riau) yang terpusat di kawasan Sungai Carang itu konon pernah menjadi pelabuhan transito yang menghubungkan...

Bupati Bangli buka kembali wisata air terjun Tukad Cepung Bali

Bangli (ANTARA) - Dalam upaya pemulihan ekonomi masyarakat dan keterpurukan akibat pandemi COVID-19, kurang lebih dua tahun lamanya Tukad Cepung ditutup untuk umum, dan...

Federal Oil Indonesia harap FOGM2 raih lebih banyak poin di Austin

Jakarta (ANTARA) - ExxonMobil Lubricants Indonesia bersama merek pelumas Federal Oil mengapresiasi kinerja dua pebalap Federal Oil Gresini Moto2 (FOGM2), Fabio Di Giannantonio (Diggia)...

Recent Comments