Friday, September 24, 2021
Home PRANALA Naik Selama Pandemi, Penjualan Mi Instan Indofood Rp 20,2 Triliun

Naik Selama Pandemi, Penjualan Mi Instan Indofood Rp 20,2 Triliun

TEMPO.CO, Jakarta -Penjualan mi instan perusahaan Indofood CBP Sukses Makmur menembus Rp 20,22 triliun selama enam bulan 2021. Permintaan mi instan mengalami kenaikan selama pandemi.

Hal tersebut bisa dilihat dari meningkatnya penjualan mi instan Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) dari posisi Rp 15,49 triliun pada semester I/2020, naik Rp 4,47 triliun atau tumbuh 30,5 persen menjadi Rp 20,22 triliun pada semester I/2021.

Adapun produk mi instan yang dijual oleh Indofood CBP Sukses Makmur adalah Indomie, Supermi, Sarimi, Pop Mie, Sakura dan Mi Telur Cap 3 Ayam.

Perusahaan consumer goods milik Grup Salim ini juga telah menjual mi instan hingga ke Australia, Irak, Papua Nugini, Hong Kong, Timor Leste, Yordania, Arab Saudi, Amerika Serikat, Selandia Baru, Taiwan dan negara-negara lain di Eropa, Afrika, Timur Tengah dan Asia. Namun, mayoritas penjualan masih di Indonesia.

Sebagai informasi, nilai penjualan Indofood CBP Sukses Makmur mencapai Rp 28,19 triliun selama semester I/2021. Penopang utama penjualannya adalah divisi mi instan senilai Rp 20,22 triliun. Lalu disusul oleh divisi susu senilai Rp 4,55 triliun, makanan ringan Rp 1,64 triliun, penyedap rasa Rp 1,63 triliun, minuman Rp 672,21 miliar dan makanan khusus Rp 494,12 miliar.

Direktur Utama dan CEO ICBP Anthoni Salim menyampaikan laba usaha perusahaan tumbuh 36 persen pada kuartal I/2021 menjadi Rp 3,82 triliun dari sebelumnya Rp 2,8 triliun. Marjin laba usaha naik menjadi 25,3 persen dari sebelumnya 23,3 persen.

“Dengan tidak memperhitungkan akun non-recurring dan selisih kurs, laba inti yang mencerminkan kinerja operasional naik 54 persen yoy menjadi Rp 2,41 triliun dari sebelumnya Rp 1,57 triliun,” paparnya dalam siaran pers, Rabu, 30 Juni 2021.

ICBP merupakan salah satu produsen konsumen bermerek dengan kegiatan usaha terdiversifikasi, seperti mi instan, dairy, makanan ringan, penyedap makanan, nutrisi dan makanan khusus, serta minuman. ICBP juga menjalankan kegiatan usaha kemasan untuk produk perusahaan.

Baca Juga: Dibuat Pasca Perang Dunia II, Inilah Sejarah Mi Instan Pertama di Dunia



https://bisnis.tempo.co/read/1502316/naik-selama-pandemi-penjualan-mi-instan-indofood-rp-202-triliun

RELATED ARTICLES

Kemenkop siap bantu perluas pasar produk rotan Cirebon

Pasar untuk industri olahan rotan memang luar biasa, nanti kita bisa hubungkan dengan ekosistem yang saat ini sudah kita bangun melalui Smesco (lembaga di...

Garuda fasilitasi repatriasi kura-kura leher ular dari Singapura

Melalui penerbangan repatriasi kali ini, kami tentunya berharap bahwa usaha bersama yang dilakukan ini dapat mendorong tercapainya tujuan fundamental dari langkah penting membawa kembali...

Delegasi Indonesia Terlibat Diseminasi Final Communique di Y20 Italia 2021

TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia mengirimkan delegasi ke...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Kemenkop siap bantu perluas pasar produk rotan Cirebon

Pasar untuk industri olahan rotan memang luar biasa, nanti kita bisa hubungkan dengan ekosistem yang saat ini sudah kita bangun melalui Smesco (lembaga di...

Garuda fasilitasi repatriasi kura-kura leher ular dari Singapura

Melalui penerbangan repatriasi kali ini, kami tentunya berharap bahwa usaha bersama yang dilakukan ini dapat mendorong tercapainya tujuan fundamental dari langkah penting membawa kembali...

Delegasi Indonesia Terlibat Diseminasi Final Communique di Y20 Italia 2021

TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia mengirimkan delegasi ke...

Kominfo siapkan rute jaringan dan cadangan untuk PON Papua

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Komunikasi dan Informatika menyiapkan rencana cadangan untuk mengantisipasi gangguan jaringan telekomunikasi saat Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021."Salah satu...

Recent Comments