Saturday, September 25, 2021
Home PRANALA Pan Brothers Kembali Digugat PKPU oleh Maybank, Restrukturisasi jadi Tertunda

Pan Brothers Kembali Digugat PKPU oleh Maybank, Restrukturisasi jadi Tertunda

TEMPO.CO, Jakarta – Direksi PT Pan Brothers Tbk. menyayangkan langkah PT Bank Maybank Indonesia Tbk. berkukuh melayangkan gugatan PKPU terhadap perusahaan tekstil tersebut pada awal bulan ini. Apalagi gugatan tersebut sebelumnya telah ditolak oleh Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tanggal 26 Juli 2021 lalu.

Permohonan PKPU yang diajukan oleh Maybank disebut telah menyita banyak waktu dan fokus Pan Brothers selama dua bulan terakhir ini. Akibatnya, proses restrukturisasi jadi tertunda.

Oleh karena itu, Direksi Pan Brothers mempertanyakan apa sesungguhnya motivasi Maybank untuk tetap bersikeras untuk mengajukan permohonan pailit ini. "Yang mana bertujuan untuk mematikan usaha perseroan jika perseroan diputus pailit oleh
Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat," seperti dikutip dari siaran pers perusahaan, Jumat, 20 Agustus 2021.

Dalam menghadapi gugatan ini, Pan Brothers menegaskan bahwa perseroan akan melakukan segala daya untuk melawan dan menyelesaikan permohonan pailit ini. "Untuk membela hak-hak semua pemangku kepentingan kami, termasuk sebagian besar kreditur kami yang telah mendukung kami selama proses restrukturisasi."

Seperti diketahui, Maybank kembali mengajukan permohonan pailit atas perusahaan berkode saham PBRX pada tanggal 4 Agustus 2021 dengan register Perkara No. 33/Pdt.Sus-Pailit/2021/PN.Niaga.Jkt.Pst.

Sebelumnya, Pengadilan Niaga Jakarta Pusat telah menolak permohonan PKPU Maybank atas pertimbangan bahwa adanya putusan Pengadilan Singapura yang telah memberikan putusan moratorium bagi Pan Brothers dan melarang seluruh kreditor Pan Brothers untuk mengajukan upaya hukum apapun baik di dalam maupun di luar yurisdiksi Singapura.

Putusan moratorium tersebut pun saat ini juga telah diperpanjang Pengadilan Tinggi Singapura selama 6 bulan sampai dengan 28 Desember 2021. “Hubungan kami dengan Maybank Indonesia telah lebih dari 20 tahun terjalin dengan tidak ada masalah,” kata Direksi Pan Brothers dalam rilis tersebut.

Pan Brothers memperoleh moratorium pembayaran utang dari Pengadilan Tinggi Singapura atas beban utang yang totalnya mencapai US$ 309,6 juta utang itu termasuk pinjaman sindikasi dengan nilai US$ 138,5 juta dan obligasi US$ 171,1 juta. Adapun porsi Maybank dari total utang sindikasi dan bilateral Perusahaan kurang dari 4,5 persen.



https://bisnis.tempo.co/read/1496937/pan-brothers-kembali-digugat-pkpu-oleh-maybank-restrukturisasi-jadi-tertunda

RELATED ARTICLES

Pelanggan Indihome yang Terdampak Gangguan Internet Akan Dapat Kompensasi

TEMPO.CO, Jakarta - Vice President Corporate Communication PT Telkom...

Kemenkop siap bantu perluas pasar produk rotan Cirebon

Pasar untuk industri olahan rotan memang luar biasa, nanti kita bisa hubungkan dengan ekosistem yang saat ini sudah kita bangun melalui Smesco (lembaga di...

Garuda fasilitasi repatriasi kura-kura leher ular dari Singapura

Melalui penerbangan repatriasi kali ini, kami tentunya berharap bahwa usaha bersama yang dilakukan ini dapat mendorong tercapainya tujuan fundamental dari langkah penting membawa kembali...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Pelanggan Indihome yang Terdampak Gangguan Internet Akan Dapat Kompensasi

TEMPO.CO, Jakarta - Vice President Corporate Communication PT Telkom...

Kemenkop siap bantu perluas pasar produk rotan Cirebon

Pasar untuk industri olahan rotan memang luar biasa, nanti kita bisa hubungkan dengan ekosistem yang saat ini sudah kita bangun melalui Smesco (lembaga di...

Garuda fasilitasi repatriasi kura-kura leher ular dari Singapura

Melalui penerbangan repatriasi kali ini, kami tentunya berharap bahwa usaha bersama yang dilakukan ini dapat mendorong tercapainya tujuan fundamental dari langkah penting membawa kembali...

Delegasi Indonesia Terlibat Diseminasi Final Communique di Y20 Italia 2021

TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia mengirimkan delegasi ke...

Recent Comments