Sunday, January 16, 2022
Home PRANALA Pan Brothers Malah Tambah 3.000 Karyawan Baru di Masa Pandemi, Apa Sebabnya?

Pan Brothers Malah Tambah 3.000 Karyawan Baru di Masa Pandemi, Apa Sebabnya?

TEMPO.CO, Jakarta – Wakil Direktur Utama PT Pan Brothers Tbk. Anne Patricia Sutanto menyatakan perseroan telah menambah 3.000 karyawan baru selama pandemi Covid-19. “Ini merupakan wujud nyata dari konsistensi dari pemerintah khususnya Kemenperin dalam memberikan perhatian kepada sektor industri,” katanya melalui siaran pers, Ahad, 22 Agustus 2021.

Ia menjelaskan, Pan Brothers sebagai industri tekstil yang termasuk padat karya sangat memerlukan sistem protokol kesehatan yang baik. Dengan begitu, pabrik bisa memiliki satu alat yang akurat untuk mengetahui kondisi orang yang masuk dalam pabrik, baik itu dari karyawan atau tamu.  

Dan karena sistem prokes berkelanjutan yang dijalankan Pan Brothers ini, kata Anne, terbukti memberi kepercayaan kepada para buyers luar negeri terhadap industri di Indonesia. Perusahaan berkode saham PBRX itu pun mengapresiasi langkah pemerintah dalam hal ini Kementerian Perindustrian yang terus menginisiasi berbagai program dalam mendukung aktivitas sektor industri selama masa pandemi.

Lebih jauh, Anne menjelaskan, perusahaan terus berkomitmen untuk memenuhi pesanan dari seluruh lini. "Kami berkomitmen kepada pasar dunia, semua produk made in Indonesia dari kami bisa dikirim secara on time selama masa pandemi. Hal ini bisa terjaga kalau kami juga bisa memastikan kesehatan karyawan,” ujarnya.

Dalam rapat umum pemegang saham atau RUPS perseroan pada Jumat pekan lalu, 20 Agustus 2021 lalu, diketahui Pan Brothers mencatatkan pertumbuhan kinerja hingga awal tahun ini. Walau menghadapi tantangan yang sulit, kegiatan operasional diklaim tetap berjalan dengan baik.



https://bisnis.tempo.co/read/1497921/pan-brothers-malah-tambah-3-000-karyawan-baru-di-masa-pandemi-apa-sebabnya

RELATED ARTICLES

KKP Tetapkan Laut Pasaman Barat Jadi Kawasan Konservasi

Kawasan laut seluas 6.122,14 hektare di Pasaman Barat, Sumatera Barat, resmi menjadi kawasan konservasi. Penetapan itu berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) KP Nomor: 2 tahun...

Menkes: 500 Orang Kena Omicron Dirawat di RS, 3 Butuh Oksigen, 2 Sembuh

Budi mengakui penularan varian Omicron memang lebih cepat dari varian Delta. Tetapi ia menekankan, dari pantauan sejumlah negara, hospitalisasi kasus varian Omicron hanya antara...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

KKP Tetapkan Laut Pasaman Barat Jadi Kawasan Konservasi

Kawasan laut seluas 6.122,14 hektare di Pasaman Barat, Sumatera Barat, resmi menjadi kawasan konservasi. Penetapan itu berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) KP Nomor: 2 tahun...

Menkes: 500 Orang Kena Omicron Dirawat di RS, 3 Butuh Oksigen, 2 Sembuh

Budi mengakui penularan varian Omicron memang lebih cepat dari varian Delta. Tetapi ia menekankan, dari pantauan sejumlah negara, hospitalisasi kasus varian Omicron hanya antara...

Airlangga Dorong Transformasi Digital dalam Industri Kesehatan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian...

Recent Comments