Tuesday, January 18, 2022
Home PRANALA Pemerintah tegaskan vaksin dosis ketiga hanya untuk tenaga kesehatan

Pemerintah tegaskan vaksin dosis ketiga hanya untuk tenaga kesehatan

Hingga saat ini ‘booster’ atau dosis ketiga masih prioritas bagi nakes

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah menegaskan vaksin “booster” atau dosis ketiga hanya diberikan kepada tenaga kesehatan (nakes) untuk memberikan perlindungan dalam menjalankan tugas di tengah pandemi COVID-19.

“Prioritas program vaksin ‘booster‘ saat ini adalah tenaga kesehatan sebagai populasi berisiko, sekaligus vital dalam mendukung layanan dalam kesehatan di masa pandemi,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, dalam siaran pers, Sabtu.

Pemerintah belum melakukan perubahan kebijakan terkait hal ini sehingga vaksin “booster” belum boleh diberikan untuk masyarakat umum.

Baca juga: Kominfo: Informasi NIK presiden bukan dari sistem PeduliLindungi

“Saat ini vaksin ‘booster‘ memang baru diprioritaskan untuk tenaga kesehatan. Hal ini lantaran kelompok tersebut lebih berisiko terpapar COVID-19,” ujar dia.

Menkominfo memaparkan bahwa hingga 24 September 2021, pemberian vaksin dosis ketiga bagi nakes sudah mencapai 60,74 persen lebih dari sasaran vaksinasi sebanyak 892.192 orang.

Adapun pemerintah masih terus mengkaji rencana program vaksin ketiga untuk masyarakat umum pada tahun depan.

Menurut Johnny, kebijakan tersebut masih memerlukan pertimbangan dan pembahasan yang lebih dalam, terlebih saat ini jumlah penerima vaksin COVID-19 untuk dosis pertama belum mencapai 50 persen dari total penduduk Indonesia.

Baca juga: Pemerintah pacu vaksinasi pelajar perkuat persiapan belajar tatap muka

“Hingga saat ini ‘booster‘ atau dosis ketiga masih prioritas bagi nakes,” tegasnya.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan hingga Jumat (24/9) pukul 18.00 WIB, realisasi vaksinasi dosis 1 secara keseluruhan di Indonesia telah menjangkau 85.015.837 juta orang atau 40,82 persen dari target sasaran.

Adapun, realisasi pemberian vaksinasi dosis kedua telah menjangkau 47.776.434 orang atau 22,94 persen dari target sasaran.

Baca juga: 5,2 juta dosis vaksin Sinovac dan Sinopharm tiba di Indonesia

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

https://www.antaranews.com/berita/2416313/pemerintah-tegaskan-vaksin-dosis-ketiga-hanya-untuk-tenaga-kesehatan

RELATED ARTICLES

Per Selasa 120.621.088 warga sudah divaksin COVID-19 lengkap

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kesehatan RI melaporkan 120.621.088 warga Indonesia telah mendapatkan dosis vaksin COVID-19 secara lengkap hingga Selasa.Siaran pers Kemenkes yang diterima ANTARA...

Triwulan I-2022, Bank Neo Commerce Tambah Layanan RDN, Digital Lending, QRIS

TEMPO.CO, Jakarta -Bank Neo Commerce (BNC) mulai...

Jamkrindo raih penghargaan sebagai Penjamin KUR Terbaik 1

Jakarta (ANTARA) - PT Jamkrindo mendapatkan penghargaan sebagai perusahaan penjamin kredit usaha rakyat (KUR) terbaik 1 tahun 2021 dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Per Selasa 120.621.088 warga sudah divaksin COVID-19 lengkap

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kesehatan RI melaporkan 120.621.088 warga Indonesia telah mendapatkan dosis vaksin COVID-19 secara lengkap hingga Selasa.Siaran pers Kemenkes yang diterima ANTARA...

Triwulan I-2022, Bank Neo Commerce Tambah Layanan RDN, Digital Lending, QRIS

TEMPO.CO, Jakarta -Bank Neo Commerce (BNC) mulai...

Jamkrindo raih penghargaan sebagai Penjamin KUR Terbaik 1

Jakarta (ANTARA) - PT Jamkrindo mendapatkan penghargaan sebagai perusahaan penjamin kredit usaha rakyat (KUR) terbaik 1 tahun 2021 dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di...

Jaksa Ajukan Banding di Kasus Penganiayaan Wartawan Tempo Nurhadi

TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan...

Recent Comments