Friday, September 24, 2021
Home PRANALA Penjara Rahasia Milik Mafia Rusia Ditemukan Media, Bangunannya Langsung Dibuldozer

Penjara Rahasia Milik Mafia Rusia Ditemukan Media, Bangunannya Langsung Dibuldozer

Wartawan 47News menemukan penjara rahasia di sebuah desa di pinggiran Kota St. Petersburg, Rusia. Bangunan terbengkalai itu terdiri dari dua sel bawah tanah yang dilengkapi toilet dan benda mirip krematorium.

Namun, beberapa hari setelah jurnalis melaporkannya ke pejabat pemerintah, buldoser terparkir di depan bangunan yang telah porak-poranda, memicu kecurigaan tempat itu tadinya penjara semi-resmi yang dikendalikan antara oleh dinas keamanan dan kejahatan terorganisir Rusia.

Jurnalis menerima laporan tentang penjara tersembunyi dari buruh migran. Mereka pun menelusuri lokasi kejadian, dan menemukan dua sel pada satu lantai. Mereka tidak dapat memasuki lantai bawah karena banjir, tapi di sana jurnalis menemukan krematorium seukuran manusia yang tersembunyi di bawah pemandian pondok.

Foto-foto yang diterbitkan 47News menampilkan jalanan beton panjang yang bisa dimasuki satu mobil, serta dua sel, kisi-kisi logam yang luas dan grafiti aneh di tembok. 

Kepada 47News, pejabat setempat awalnya mengonfirmasi pondok itu adalah tempat tinggal pribadi yang dibangun pada 2011. Namun, mereka baru mengetahui keberadaan bangunan itu pada 2018, ketika tim penyelidik menggeledah pondok.

“Kami tak tahu-menahu tentang [bangunan] itu sampai [polisi] memulai penyelidikan di sana. Lokasinya tersembunyi, sehingga sulit untuk diketahui apa yang ada di sana,” Vladimir Sidorenko, pejabat wilayah Agalatovsky tempat bangunan itu berada, memberi tahu situs Podyom

“Wilayah ini jauh dari pemukiman,” imbuhnya. “Hanya ada enam rumah dan tidak ada tempat tinggal permanen di sana.”

Menurut buruh bangunan yang dihubungi 47News, butuh tiga bulan untuk membangun pondok tersebut dan menelan biaya sekitar 20-40 juta Ruble (Rp3,9-7,8 miliar) — bukan biaya yang sedikit untuk sebuah bangunan di daerah pedesaan.

“Wilayah abu-abu antara kejahatan terorganisir dan dinas keamanan Rusia sudah menjadi masalah sejak era KGB (Komite Keamanan Negara Rusia), tapi itu difokuskan pada operasi eksternal. KGB memanfaatkan gangster yang menghasilkan hard money dan memiliki koneksi bisnis di luar negeri. Tapi sekarang mereka berbaur di sini, sehingga saya curiga itu akan dikaitkan dengan unsur resmi dan kriminal, mungkin pada saat bersamaan. Namun, itu jelas menjadi tanda yang tidak menyenangkan, bahwa seseorang yang memiliki pengaruh politik untuk membuat penjara semacam itu membutuhkan penjara semacam itu.”

Pejabat lokal memberi tahu 47News, lahannya dibeli pada 2010 oleh seseorang yang terhubung dengan sistem penjara Rusia. Sementara itu, pemilik keduanya adalah mafioso terkenal yang secara resmi mengubah namanya menjadi “Escobar”.

https://www.vice.com/id_id/article/5dbjb8/penjara-rahasia-ditemukan-di-pedesaan-rusia-kemungkinan-milik-jaringan-mafia-pendukung-putin

RELATED ARTICLES

TNI AL Kukuhkan Dansatgas Pembangunan Kapal Fregat Teknologi Inggris

Kapal fregat AH140 buatan Babcock International Inggris, yang dikerjasamakan dengan PT PAL (Persero). Foto: Babcock InternationalMenteri Pertahanan Prabowo Subianto membawa teknologi kapal perang canggih...

Gempa Dewa Nilai Patroli Polisi Purworejo Picu Keresahan Warga Desa Wadas

TEMPO.CO, Jakarta - Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa...

Pemerintah perlu pertimbangkan lanjutkan moratorium sawit

Kita masih perlu moratorium jilid II. Kalau tidak dilanjutkan, negara dan petani justru akan mengalami banyak kerugianJakarta (ANTARA) - Pemerintah dinilai perlu mempertimbangkan untuk...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

TNI AL Kukuhkan Dansatgas Pembangunan Kapal Fregat Teknologi Inggris

Kapal fregat AH140 buatan Babcock International Inggris, yang dikerjasamakan dengan PT PAL (Persero). Foto: Babcock InternationalMenteri Pertahanan Prabowo Subianto membawa teknologi kapal perang canggih...

Gempa Dewa Nilai Patroli Polisi Purworejo Picu Keresahan Warga Desa Wadas

TEMPO.CO, Jakarta - Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa...

Pemerintah perlu pertimbangkan lanjutkan moratorium sawit

Kita masih perlu moratorium jilid II. Kalau tidak dilanjutkan, negara dan petani justru akan mengalami banyak kerugianJakarta (ANTARA) - Pemerintah dinilai perlu mempertimbangkan untuk...

Recent Comments