Sunday, August 1, 2021
Home permenkes vaksin berbayar harus dicabut Permenkes Vaksin Berbayar Harus Dicabut

Permenkes Vaksin Berbayar Harus Dicabut

Suara.com – Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan, jika kebijakan vaksinasi COVID-19 berbayar dibatalkan, maka Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 19 Tahun 2021 yang mengatur hal tersebut harus dicabut.

“Kalau mengacu kebijakan pemerintah bahwa vaksinasi berbayar dibatalkan harusnya (Permenkes) dicabut,” kata Tulus saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Tulus menambahkan pembatalan kebijakan vaksinasi berbayar yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu harus diikuti kesepakatan lanjutan dengan pihak-pihak terkait yang mendorong terbitnya Permenkes itu, bukan dibatalkan sepihak demi memastikan transparansi dan akuntabilitasnya.

Pada Jumat (16/7), Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyampaikan bahwa Presiden Jokowi membatalkan kebijakan vaksinasi berbayar yang tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 19 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua atas Permenkes Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi COVID-19.

Baca Juga:
Kekebalan Usai Terinfeksi vs Vaksin Covid-19, Mana yang Lebih Kuat?

Pembatalan itu, lanjut Tulus, sudah seharusnya dilakukan jika pemerintah ingin mempercepat vaksinasi COVID-19 untuk mencapai kekebalan kelompok.

Di sisi lain, Tulus mengapresiasi laju dan jumlah vaksinasi COVID-19 secara umum yang angkanya semakin meningkat.

“Target dua juta vaksinasi COVID-19 yang dicanangkan pemerintah dan terlihat mulai tercapai harus diapresiasi,” ujar Tulus.

Ia mengatakan bahwa hal tersebut harus terus dilakukan dan diiringi dengan menjamin kemudahan akses vaksinasi bagi masyarakat.

Menurut dia, kemudahan itu misalnya berupa alternatif lain bagi masyarakat yang enggan datang ke keramaian untuk melakukan vaksinasi.

Baca Juga:
Lagi! Indonesia Kedatangan 1,1 Juta Vaksin Sinopharm dari China

“Persoalannya bukan hanya dikarenakan bayar atau tidak membayar, tetapi bagaimana pemerintah mempermudah akses masyarakat agar mau divaksinasi,” ujar Tulus.



https://www.suara.com/news/2021/07/19/153625/sudah-dibatalkan-jokowi-ylki-permenkes-vaksin-berbayar-harus-dicabut

RELATED ARTICLES

Cdm Indonesia optimistis dapat tambahan medali di laga pemungkas besok

Jakarta (ANTARA) - Chef de Mission Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020, Rosan P. Roeslani, mengaku optimistis kontingen Merah Putih dapat menambah perolehan medali saat...

BMKG: Fenomena gelombang panas tidak terjadi di Indonesia

Jakarta (ANTARA) - Fenomena gelombang panas yang melanda sejumlah negara di benua Eropa dipastikan tidak terjadi di Indonesia, kata Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi,...

KKP amankan tujuh pelaku pengeboman ikan di perairan Takalar

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengamankan sebanyak tujuh orang nelayan pelaku pengeboman ikan di wilayah perairan Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan,...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Cdm Indonesia optimistis dapat tambahan medali di laga pemungkas besok

Jakarta (ANTARA) - Chef de Mission Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020, Rosan P. Roeslani, mengaku optimistis kontingen Merah Putih dapat menambah perolehan medali saat...

BMKG: Fenomena gelombang panas tidak terjadi di Indonesia

Jakarta (ANTARA) - Fenomena gelombang panas yang melanda sejumlah negara di benua Eropa dipastikan tidak terjadi di Indonesia, kata Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi,...

KKP amankan tujuh pelaku pengeboman ikan di perairan Takalar

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengamankan sebanyak tujuh orang nelayan pelaku pengeboman ikan di wilayah perairan Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan,...

Pandemi, anggota DPR: Jangan bergantung kepada impor obat-obatan

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani menyatakan bahwa kebijakan yang ada seharusnya membuat Indonesia dapat memproduksi berbagai obat-obatan untuk mengatasi...

Recent Comments