Monday, September 20, 2021
Home Ekonomi PPLI Gaet Kawasan Industri SCS Soal Aturan Baru Pengelolaan Limbah B3

PPLI Gaet Kawasan Industri SCS Soal Aturan Baru Pengelolaan Limbah B3

JawaPos.com – PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) bersama Kawasan Industri Surya Cipta Sempurna (SCS) mensosialisasikan pengelolaan limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) yang benar. Kolaborasi ini juga mengedukasi semua pihak untuk mengetahui peraturan baru pengelolaan limbah B3.

Di antaranya PP Nomor 22 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 6 Tahun 2021 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pengelolaan Limbah B3.

Senior Engineer and Technical Support Manager PPLI Muhammad Yusuf Firdaus pun menjelaskan, pengelolaan Limbah B3 yang tepat dan aman bagi lingkungan hidup akan berdampak baik termasuk bagi manusia.

Ditegaskan Yusuf, berdasarkan Pasal 505 PP 22/2021, perusahaan yang melanggar aturan baru tersebut dapat dikenakan sanksi administratif mulai teguran hingga pencabutan izin usaha.

“Apabila ditemukan pelanggaran oleh perusahaan terhadap ketentuan perizinan pengelolaan limbah B3 atau terkait persetujuan pemerintah dalam hal lingkungan dan peraturan perundang-undangan di bidang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH). Hukumannya maksimal bisa dicabut izin usahanya,” ungkapnya dalam siaran pers, Kamis (9/9).

Ia juga memastikan bahwa dalam menjalankan kegiatan pengelolaan limbah B3, PPLI selalu berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku guna mencegah kerusakan ekosistem dan rumah kaca. Sedangkan secara teknis, lanjut Yusuf tidak ada perubahan dari aturan lama.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Saifan Zaking



https://www.jawapos.com/ekonomi/09/09/2021/ppli-gaet-kawasan-industri-scs-soal-aturan-baru-pengelolaan-limbah-b3/

RELATED ARTICLES

Layanan TelkomGroup kembali normal setelah perbaikan kabel laut

Manado (ANTARA) - Layanan TelkomGroup baik fixed maupun mobile broadband di beberapa wilayah Indonesia sudah berangsur pulih setelah gangguan pada sistem komunikasi kabel laut...

Mengungkit jejak kejayaan pelabuhan nusantara di Bumi Melayu

Tanjungpinang (ANTARA) - Syahdan, pelabuhan Negeri Riau (sekarang Kepulauan Riau) yang terpusat di kawasan Sungai Carang itu konon pernah menjadi pelabuhan transito yang menghubungkan...

Bupati Bangli buka kembali wisata air terjun Tukad Cepung Bali

Bangli (ANTARA) - Dalam upaya pemulihan ekonomi masyarakat dan keterpurukan akibat pandemi COVID-19, kurang lebih dua tahun lamanya Tukad Cepung ditutup untuk umum, dan...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Layanan TelkomGroup kembali normal setelah perbaikan kabel laut

Manado (ANTARA) - Layanan TelkomGroup baik fixed maupun mobile broadband di beberapa wilayah Indonesia sudah berangsur pulih setelah gangguan pada sistem komunikasi kabel laut...

Mengungkit jejak kejayaan pelabuhan nusantara di Bumi Melayu

Tanjungpinang (ANTARA) - Syahdan, pelabuhan Negeri Riau (sekarang Kepulauan Riau) yang terpusat di kawasan Sungai Carang itu konon pernah menjadi pelabuhan transito yang menghubungkan...

Bupati Bangli buka kembali wisata air terjun Tukad Cepung Bali

Bangli (ANTARA) - Dalam upaya pemulihan ekonomi masyarakat dan keterpurukan akibat pandemi COVID-19, kurang lebih dua tahun lamanya Tukad Cepung ditutup untuk umum, dan...

Federal Oil Indonesia harap FOGM2 raih lebih banyak poin di Austin

Jakarta (ANTARA) - ExxonMobil Lubricants Indonesia bersama merek pelumas Federal Oil mengapresiasi kinerja dua pebalap Federal Oil Gresini Moto2 (FOGM2), Fabio Di Giannantonio (Diggia)...

Recent Comments