Tuesday, July 27, 2021
Home PPKM Darurat Represif Aparat Saat PPKM Darurat Disebut Hanya Timbulkan Masalah Baru untuk Masyarakat

Represif Aparat Saat PPKM Darurat Disebut Hanya Timbulkan Masalah Baru untuk Masyarakat

Suara.com – Direktur Lembaga Imparsial, Gufron Mabruri, menyoroti tindakan represif aparat saat melakukan pengawasan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Menurutnya, tindakan represif tersebut hanya menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakarat.

Gufron menyambut baik ketika pemerintah menerapkan PPKM Darurat Jawa-Bali saat jumlah kasus Covid-19 kian meningkat. Namun disayangkan para aparat yang ditugaskan untuk mengawasi jalannya kebijakan tersebut malah bertindak berlebihan kepada masyarakat.

“Penerapan aturan PPKM tersebut harus tetap dilakukan sesuai koridor hukum dan tetap mengacu pada prinsip kewajiban negara untuk menghormati, menjamin dan melindungi Hak Asasi Manusia (HAM),” kata Gufron dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/7/2021).

Tindakan berlebihan yang dilakukan oleh gabungan aparat itu juga tidak luput dalam catatan Imparsial. Imparsial mencatat melalui pengamatan media, setidaknya terdapat 50 kasus penggunaan kekerasan atau tindakan koersif lainnya dilakukan aparat selama masa penegakkan aturan PPKM Darurat Jawa-Bali.

Baca Juga:
Luhut Minta Maaf PPKM Tak Optimal, Lokataru: Harusnya dari Dulu

Bentuk tindakan kekerasan yang dilakukan pun beragam, semisal kasus yang paling mencuat di media ialah ketika oknum petugas Satpol PP yang melakukan penganiyaan terhadap pasangan suami istri pemilik warung kopi di Kabupaten Gowa.

Kemudian ada pula aksi penyemprotan warung menggunakan mobil pemadam kebakaran di Semarang, penyitaan barang-barang milik pedagang dan tindakan lainnya.

Sejumlah petugas polisi berpakaian preman mengamankan seorang demonstran yang diduga provokator saat membubarkan unjuk rasa di Kota Ambon, Provinsi Maluku, Jumat (16/7/2021). (ANTARA FOTO/FB Anggoro)
Sejumlah petugas polisi berpakaian preman mengamankan seorang demonstran yang diduga provokator saat membubarkan unjuk rasa di Kota Ambon, Provinsi Maluku, Jumat (16/7/2021). (ANTARA FOTO/FB Anggoro)

“Berbagai peristiwa tersebut seharusnya tidak terjadi jika pemerintah dan pemerintah daerah mampu memberikan solusi atas kondisi rill yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.

Gufron menilai, tindakan kekerasan ataupun koersif yang dilakukan aparat tersebut justru dapat memicu kemarahan masyarakat dan berpotensi mendorong terjadinya pembangkangan sipil terhadap kebijakan pemerintah. Apabila itu terjadi, maka pemerintah maupun masyarakat akan dirugikan karena pandemi Covid-19 yang tidak kunjung usai.

“Di satu sisi, pemerintah dan pemerintah daerah akan menanggung akibat berlarutnya situasi darurat Covid-19 ini, di sisi lain kehidupan masyarakat juga semakin sulit khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasarnya,” tuturnya.

Lebih jauh, penggunaan kekerasan atau tindakan koersif oleh aparat di lapangan dapat memicu kemarahan masyarakat dan berpotensi mendorong terjadinya pembangkangan sipil (civil disobedient) terhadap kebijakan pemerintah. Jika hal ini terjadi, tentunya semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat akan dirugikan akibat berlarut-larutnya pandemi Covid-19 dan dampaknya terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat. Di satu sisi, pemerintah dan pemerintah daerah akan menanggung akibat berlarutnya situasi darurat Covid ini, di sisi lain kehidupan masyarakat juga semakin sulit khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasarnya.

Baca Juga:
Selama PPKM Darurat, Penurunan Mobilitas di Salatiga Tertinggi se-Indonesia

Maka dari itu, Gufron menilai penerapan aturan PPKM di masyarakat akan berjalan efektif apabila aparat di lapangan seperti Satpol PP, TNI dan Polri lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat.



https://www.suara.com/news/2021/07/19/102503/represif-aparat-saat-ppkm-darurat-disebut-hanya-timbulkan-masalah-baru-untuk-masyarakat

RELATED ARTICLES

Jasa Raharja dan Polri Gelar Vaksinasi JRKu ke-3 bagi Masyarakat di Surabaya

Kegiatan Vaksinasi JRKu yang diselenggarakan oleh PT Jasa Raharja dengan bersinergi bersama Polri. Foto: PT Jasa Raharja.Gelar Vaksinasi JRKu, Jasa Raharja Bersinergi dengan Polri...

Lexus Indonesia gelar pameran virtual Immersive World

Jakarta (ANTARA) - Lexus Indonesia merangkum seluruh layanan dan kemewahan mobil-mobil yang mereka tawarkan melalui gelaran pameran virtual "Lexus Immersive World" yang dihelat pada...

Pasar soroti penanganan pandemi, IHSG ditutup terkoreksi

Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore ditutup terkoreksi seiring pelaku pasar yang menyoroti penanganan pandemi...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Jasa Raharja dan Polri Gelar Vaksinasi JRKu ke-3 bagi Masyarakat di Surabaya

Kegiatan Vaksinasi JRKu yang diselenggarakan oleh PT Jasa Raharja dengan bersinergi bersama Polri. Foto: PT Jasa Raharja.Gelar Vaksinasi JRKu, Jasa Raharja Bersinergi dengan Polri...

Lexus Indonesia gelar pameran virtual Immersive World

Jakarta (ANTARA) - Lexus Indonesia merangkum seluruh layanan dan kemewahan mobil-mobil yang mereka tawarkan melalui gelaran pameran virtual "Lexus Immersive World" yang dihelat pada...

Pasar soroti penanganan pandemi, IHSG ditutup terkoreksi

Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore ditutup terkoreksi seiring pelaku pasar yang menyoroti penanganan pandemi...

Gugatan PKPU terhadap Pan Brothers Ditolak Pengadilan, Apa Sebabnya?

TEMPO.CO, Jakarta - Pengadilan Niaga Jakarta Pusat menolak permohonan gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dari PT Bank Maybank Indonesia Tbk. kepada PT Pan Brothers Tbk. Putusan...

Recent Comments