Saturday, July 31, 2021
Home PRANALA Rupiah akhir pekan berpeluang terkoreksi dibayangi kasus baru COVID-19

Rupiah akhir pekan berpeluang terkoreksi dibayangi kasus baru COVID-19

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan berpeluang terkoreksi dibayangi kasus baru COVID-19 yang terus meningkat.

Pada pukul 10.14 WIB, rupiah melemah 47 poin atau 0,33 persen ke posisi Rp14.530 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.483 per dolar AS.

“Nilai tukar rupiah masih berpotensi melemah hari ini dengan kondisi kasus baru COVID-19 yang meninggi di dunia dan di Indonesia,” kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

Ariston menyampaikan, kenaikan kasus tersebut dikaitkan dengan potensi perlambatan ekonomi karena kebijakan pembatasan aktivitas ekonomi oleh pemerintah guna mengendalikan pandemi.

Organisasi Kesehatan Internasional (WHO) memperingatkan potensi gelombang ketiga di dunia bila tindakan pencegahan tidak dilakukan.

“Kasus baru COVID-19 di Indonesia masih menciptakan rekor baru dan ada potensi pekan darurat diperpanjang yang tentunya akan memberikan tekanan ke perekonomian,” ujar Ariston.

Ariston mengatakan rupiah hari ini berpotensi melemah ke arah Rp14.550 per dolar AS dengan potensi support di kisaran Rp14.460 per dolar AS.

Di Indonesia, pada Kamis (15/7) kemarin, jumlah kasus baru COVID-19 mencetak rekor harian baru yaitu 56.757 kasus sehingga total kasus terkonfirmasi positif COVID-19 menjadi 2.726.803 kasus.

Pada Kamis (15/7) lalu, rupiah ditutup melemah 3 poin atau 0,02 persen ke posisi Rp14.483 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.480 per dolar AS.

Baca juga: IHSG akhir pekan diprediksi bergerak fluktuatif

Baca juga: Dolar menguat didorong data klaim pengangguran AS

Baca juga: Emas naik lagi empat dolar terkerek pernyataan “dovish” Powell


 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Biqwanto Situmorang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

https://www.antaranews.com/berita/2270862/rupiah-akhir-pekan-berpeluang-terkoreksi-dibayangi-kasus-baru-covid-19

RELATED ARTICLES

Jaga Kontinuitas Perusahaan, Lion Air Group Kurangi Penerbangan Jadi 10 Persen

TEMPO.CO, Jakarta - Lion Air Group berupaya melakukan mitigasi guna menjaga kontinuitas perusahaan dengan mengurangi kapasitas penerbangan hingga menjadi 10-15 persen dari total 1.400...

Terkini Bisnis: Lion Air Rumahkan 8.050 Karyawan hingga Kebiasaan Lo Kheng Hong

TEMPO.CO, Jakarta -Berita terkini ekonomi dan bisnis sepanjang Sabtu siang, 31 Juli 2021, dimulai dari Lion Air Group memastikan 8.050 karyawan yang berstatus dirumahkan...

Lolos Semifinal Olimpiade Tokyo, Anthony Ginting: Jangan Berekspetasi!

Aksi Anthony Ginting dalam pertandingan Olimpiade 2020 melawan Anders Antonsen, Sabtu (31/7/21). INDOSPORT.COM - Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, baru saja menembus semifinal Olimpiade...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Jaga Kontinuitas Perusahaan, Lion Air Group Kurangi Penerbangan Jadi 10 Persen

TEMPO.CO, Jakarta - Lion Air Group berupaya melakukan mitigasi guna menjaga kontinuitas perusahaan dengan mengurangi kapasitas penerbangan hingga menjadi 10-15 persen dari total 1.400...

Terkini Bisnis: Lion Air Rumahkan 8.050 Karyawan hingga Kebiasaan Lo Kheng Hong

TEMPO.CO, Jakarta -Berita terkini ekonomi dan bisnis sepanjang Sabtu siang, 31 Juli 2021, dimulai dari Lion Air Group memastikan 8.050 karyawan yang berstatus dirumahkan...

Lolos Semifinal Olimpiade Tokyo, Anthony Ginting: Jangan Berekspetasi!

Aksi Anthony Ginting dalam pertandingan Olimpiade 2020 melawan Anders Antonsen, Sabtu (31/7/21). INDOSPORT.COM - Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, baru saja menembus semifinal Olimpiade...

KKP dorong peningkatan ekspor perikanan ke kawasan Timur Tengah

Timur Tengah ini peluang pasar yang perlu kita optimalkan.Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong peningkatan ekspor perikanan oleh pelaku usaha ke...

Recent Comments