Sunday, January 16, 2022
Home PRANALA Setelah Jumatan, Moeldoko Laporkan ICW ke Bareskrim Polri

Setelah Jumatan, Moeldoko Laporkan ICW ke Bareskrim Polri

Suara.com – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko hari ini akan melaporkan peneliti Indonesia Watch Corruption (ICW) Egi Primayogha dan Miftah ke Bareskrim Polri, Jumat (10/9/2021).  Laporan Moeldoko kepada Egi dan Miftah terkait tudingan keterlibatan Moeldoko dalam bisnis Ivermectin dan Ekspor Beras. 

Tim Kuasa Hukum Moeldoko, Otto Hasibuan mengatakan dirinya akan  mendampingi Moeldoko mendatangi Bareskrim Polri pada pukul 14.00 WIB.

“Nanti pukul 2 (14.00) di Bareskrim Pak Moeldoko mau lapor,” ujar Otto saat dikonfirmasi Suara.com, Jumat.

Sebelumnya,  Moeldoko memutuskan akan melaporkan Indonesia Watch Corruption (ICW) terkait tudingan keterlibatan dirinya dalam bisnis Ivermectin dan ekspor beras.

Baca Juga:
Gara-gara Disebut Pemburu Rente Ivermectin, Moeldoko Laporkan ICW ke Bareskrim Besok

Moeldoko menuturkan keputusan untuk melaporkan ICW karena tidak ada itikad klarifikasi dan permintaan maaf dari ICW dan Peneliti ICW Egi Primayogha.

“Saya akan melanjutkan untuk melaporkan kepada polisi,” ujar Moeldoko dalam jumpa pers secara virtual, Selasa (31/8/2021).

Moeldoko mengungkapkan dirinya melalui kuasa hukum sudah memberi kesempatan untuk klarifikasi sebanyak 3 kali kepada ICW dan Egi. Namun kata Moeldoko tak ada itikad dari ICW dan Egi untuk mengklarifikasi.

“Saya sudah memberikan kemudahan dan sabar saya beri kesempatan sampai 3 kali dan tidak ada itikad baik untuk klarifikasi, untuk minta maaf,” tutur dia.

Tak hanya itu, mantan Panglima itu menyebut bahwa istilah pemburu rente yang dituduhkan kepada dirinya merupakan tuduhan yang sangat serius. 

Baca Juga:
ICW Beri PR Calon Panglima TNI, Bongkar Potensi Fraud Pada Anggaran Dengan Alokasi Tinggi

“Pemburu rente adalah tuduhan yang sangat serius karena apa? karena didefinisikan seseorang yang mencari keuntungan karena menggunakan kekuasaan. Ini menurut saya sangat serius. Untuk itu saya harus respon,” katanya.

Sementara itu Otto Hasibuan mengatakan laporan ICW tersebut ditujukan kepada Peneliti ICW Egi dan Miftah sebagai pembuat siaran pers.

“Karena dia (Egi) yang menyatakan secara verbal melalui kanal Youtube. Sementara saudara Miftah membuat siaran pers melalui website ICW. Keduanya akan kita laporkan nanti dalam perkembangannya apakah ada pihak lain yang terlibat,” ucap Otto.

Adapun Pasal yang akan dijerat kata Otto yakni pasal 27 dan pasal 45 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) serta pasal 310 dan 311 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Pasal yang kita tuduhkan itu hanya soal pencemaran nama baik dan fitnah. Kita tidak mau menambah yang lain-lain. Kita fair saja,” kata Otto.



https://www.suara.com/news/2021/09/10/102703/setelah-jumatan-moeldoko-laporkan-icw-ke-bareskrim-polri

RELATED ARTICLES

Menkes: 500 Orang Kena Omicron Dirawat di RS, 3 Butuh Oksigen, 2 Sembuh

Budi mengakui penularan varian Omicron memang lebih cepat dari varian Delta. Tetapi ia menekankan, dari pantauan sejumlah negara, hospitalisasi kasus varian Omicron hanya antara...

Airlangga Dorong Transformasi Digital dalam Industri Kesehatan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Menkes: 500 Orang Kena Omicron Dirawat di RS, 3 Butuh Oksigen, 2 Sembuh

Budi mengakui penularan varian Omicron memang lebih cepat dari varian Delta. Tetapi ia menekankan, dari pantauan sejumlah negara, hospitalisasi kasus varian Omicron hanya antara...

Airlangga Dorong Transformasi Digital dalam Industri Kesehatan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian...

KKP Targekan Penetapan Kawasan Konservasi 2022 2 Juta Hektare di 19 Provinsi

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)...

Recent Comments