Saturday, March 26, 2022
Home PRANALA Simak 8 Kabar Pasar Ini, Bisa Jadi Panduan untuk Cari Cuan

Simak 8 Kabar Pasar Ini, Bisa Jadi Panduan untuk Cari Cuan

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham domestik masih bertahan di zona merah pada perdagangan Kamis kemarin (2/9/2021). Pelemahan ini imbas dari aksi jual pelaku pasar asing.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi sebesar 0,21% ke level 6.078,22 poin kemarin dengan nilai transaksi Rp 9,30 triliun. Pelaku pasar asing mencatatkan penjualan bersih senilai Rp 91,64 miliar.

Sementara itu, dari dalam negeri belum ada katalis positif selain rilis data inflasi bulan Agustus yang tumbuh 1,59% secara tahunan atau 0,03% secara kuartalan.

Cermati aksi dan peristiwa emiten berikut ini yang dihimpun dalam pemberitaan CNBC Indonesia sebelum memulai transaksi pada perdagangan Jumat (3/9/2021):

1. Erick Angkat Ayu Widya Kiswari Jadi Direktur WIKA

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun Buku 2021 di Jakarta, Kamis (2/9/2021). Seperti dikutip dari siaran pers WIKA, RUPSLB menyetujui pengangkatan Rusmanto sebagai Komisaris Independen dan Ayu Widya Kiswari sebagai Direktur Quality, Health, Safety and Environment Perseroan.

Sebelumnya, Ayu merupakan direktur PT Cinere Serpong Jaya (CSJ). Perusahaan itu mengoperasikan ruas jalan Cinere-Serpong. Saat ini, Waskita Toll Road menguasai 34,99% saham CSJ, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. 55%, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) 10%, dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk. 0,01%.

RUPSLB juga membahas mengenai persetujuan perseroan untuk penambahan kegiatan usaha utama perseroan yang telah tertera dalam anggaran dasar perseroan sehingga tidak mengubah Pasal 3 anggaran dasar perseroan, sesuai dengan Ketentuan POJK No. 17/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

2. Terungkap! Utang Garuda ke Anak BUMN Ini Rp 600 M Lebih

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) mengalami cobaan bertubi-tubi di masa pandemi. Setelah mencatat kerugian sebesar US$ 898,65 juta atau setara Rp 12,85 triliun (kurs Rp 14.300/US$) pada semester I-2021, Garuda juga terlilit utang.

Garuda Indonesia disebut tercatat memiliki utang sekitar Rp 600 miliar lebih ke salah satu anak perusahaannya yakni PT Gapura Angkasa.

Gapura adalah perusahaan patungan yang didirikan pada 26 Januari 1998 oleh tiga BUMN yaitu Garuda Indonesia, PT Angkasa Pura I (Persero) dan PT Angkasa Pura II (Persero), yang bergerak di bidang usaha jasa ground handling dan kegiatan usaha lainnya yang menunjang usaha penerbangan di bandar udara.

3. Emiten Prajogo Rights Issue Jumbo Rp 15 T, Duitnya buat Apa?

Emiten petrokimia milik taipan Prajogo Pangestu, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) akan melakukan penambahan modal melalui penerbitan saham baru dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue.

Aksi korporasi penawaran umum terbatas (PUT) ini sesuai dengan Hasil Rapat Pemegang Saham pada 15 April lalu.

Dikutip dari prospektus yang terbit di laman keterbukaan publik Bursa Efek Indonesia (BEI), perusahaan menawarkan sejumlah 3.794.366.013 (3,79 miliar) saham baru dalam PUT ini.

Harga pelaksanaan ditetapkan sebesar Rp 4.082 atau lebih rendah dari harga penutupan perdagangan Kamis kemarin (1/9) di level Rp 7.675 per saham. Dengan demikian estimasi jumlah dana yang akan diterima oleh perseroan dalam PUT III ini adalah sebesar Rp 15.488.602.065.066 (Rp 15,48 triliun).

4. Butuh Modal, Holding BUMN Pariwisata Minta Suntikan Rp 7,5 T

Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung membutuhkan total dukungan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 7,5 triliun dari pemerintah pada tahun 2022.

Menurut Edwin yang juga Wakil Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero), dana itu akan digunakan untuk mendukung program-program anak usaha holding.

Perinciannya antara lain, penguatan modal dan pengembangan infrastruktur induk holding (PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) Rp 400 miliar Selanjutnya, penguatan modal dan pembangunan destinasi pariwisata untuk pengembangan pariwisata di daerah Indonesia Timur (ITDC) Rp 1 triliun. Lalu, penguatan modal dan pengembangan bisnis trading untuk mendukung produk ekspor UMKM (PT Sarinah (Persero) Rp 100 miliar.

Investasi ketersediaan fleet melalui existing airline (PT Garuda Indonesia Tbk) Rp 3 triliun, penguatan modal dan penataan portofolio bisnis pada layanan penunjang penerbangan (PT Gapura Angkasa) Rp 700 miliar dan mendukung pelaksanaan proyek-proyek strategis nasional yang dilakukan PT Angkasa Pura I (Persero) Rp 2 triliun.

https://www.cnbcindonesia.com/market/20210903081022-17-273353/simak-8-kabar-pasar-ini-bisa-jadi-panduan-untuk-cari-cuan

RELATED ARTICLES

Bernostalgia dengan kereta api di jalur Garut-Cibatu

Garut (ANTARA) - Suara lokomotif kereta api yang khas itu kini sudah terdengar lagi di sepanjang jalur rel Stasiun Garut-Cibatu mewarnai aktivitas masyarakat di...

KB Bukopin gaet AESPA jadi “brand ambassador”

Video korporasi bersama AESPA ini diharapkan dapat memberikan gambaran perubahan yang akan kami lakukan untuk kepentingan nasabah dalam waktu cukup singkat menuju level selanjutnyaJakarta...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Bernostalgia dengan kereta api di jalur Garut-Cibatu

Garut (ANTARA) - Suara lokomotif kereta api yang khas itu kini sudah terdengar lagi di sepanjang jalur rel Stasiun Garut-Cibatu mewarnai aktivitas masyarakat di...

KB Bukopin gaet AESPA jadi “brand ambassador”

Video korporasi bersama AESPA ini diharapkan dapat memberikan gambaran perubahan yang akan kami lakukan untuk kepentingan nasabah dalam waktu cukup singkat menuju level selanjutnyaJakarta...

KKP raih penghargaan PR Indonesia kategori terpopuler di media cetak

Terima kasih atas kepercayaan dan apresiasi yang telah diberikan kepada KKP. Prestasi ini menunjukkan di KKP tidak ada superman melainkan superteam,Jakarta (ANTARA) - Kementerian...

Recent Comments