Saturday, September 25, 2021
Home PRANALA Taati Prokes Agar Tak Terjadi Bumerang Baru

Taati Prokes Agar Tak Terjadi Bumerang Baru

Suara.com – Wakil Ketua Komisi IX DPR Melki Laka Lena mendukung langkah pemerintah memperpanjang PPKM Level 4 hingga 2 Agustus 2021 dengan beberapa penyesuaian. Menurutnya kebijakan perpanjangan itu menandakan komitmen untuk mendahulukan penanganan kesehatan.

Kendati begitu dengan beberapa penyesuaian, Melki menganggap sektor ekonomi juga tetap menjadi perhatian. Di mana membuka ruang bagi masyarakat yang memiliki usaha untuk beroperasi dengan catatan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Mengenai prokes, Melki berujar bahwa inti dari semua penerapan kebijakan ialah kembali kepada kepatuhan menerapkan prokes.

“Inti dari semua yang dilakukan ini adalah seatle hulu kita memastikan bahwa prokes tetap berjalan, dan dilaksanakan oleh seluruh warga masyarakat, seluruh pemimpin oleh seluruh masyarakat Indonesia,” kata Melki kepada wartawan, Senin (26/7/2021).

Baca Juga:
PPKM Level 4 Dijalankan di Kepri, Ansar: Tenaga di Kecamatan Rekaptulasi Laporan 3T

Dengan begitu, diharapkan laju penyebaran Covid-19 bisa ditekan melalui pendisiplinan prokes. Melki mengingatkan penyesuaian ketentuan dalam PPKM Level 4 jangan sampai justru merugikan diri sendiei karena ketidakpatuhan terhadap prokes.

“Dan tentu juga dengan prokes yang ketat itu berbagai kegiatan yang dibuka secara terbatas ini juga tetap tidak menjadi bumerang baru,” kata Melki.

Boleh Makan di Tempat

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi atau Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, mengingatkan masyarakat agar tidak banyak melakukan komunikasi saat menikmati makanan saat PPKM Level 4 di rumah makan. Hal itu bertujuan untuk meminimalisir penularan Covid-19 lantaran masker dibuka saat makan.

Diketahui masa perpanjangan PPKM Level 4 mulai 26 Juli sampai 2 Agustus, tempat usaha makan di ruang terbuka dilonggarkan.

Baca Juga:
Kedai Kopi Pasang Spanduk Kritik PPKM, Minta Biaya Ditanggung Pemerintah

Tempat usaha, semisal warung makan kaki lima, lapak dan sejenisnya yang berlokasi di ruang terbuka diizinkan buka dengan penerapan protokol kesehatan ketat. Di mana pengunjung diperkenankan makan di tempat dengan maksimal waktu 20 menit.



https://www.suara.com/news/2021/07/26/100347/dukung-ppkm-diperpanjang-dpr-taati-prokes-agar-tak-terjadi-bumerang-baru

RELATED ARTICLES

Kemenkop siap bantu perluas pasar produk rotan Cirebon

Pasar untuk industri olahan rotan memang luar biasa, nanti kita bisa hubungkan dengan ekosistem yang saat ini sudah kita bangun melalui Smesco (lembaga di...

Garuda fasilitasi repatriasi kura-kura leher ular dari Singapura

Melalui penerbangan repatriasi kali ini, kami tentunya berharap bahwa usaha bersama yang dilakukan ini dapat mendorong tercapainya tujuan fundamental dari langkah penting membawa kembali...

Delegasi Indonesia Terlibat Diseminasi Final Communique di Y20 Italia 2021

TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia mengirimkan delegasi ke...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Kemenkop siap bantu perluas pasar produk rotan Cirebon

Pasar untuk industri olahan rotan memang luar biasa, nanti kita bisa hubungkan dengan ekosistem yang saat ini sudah kita bangun melalui Smesco (lembaga di...

Garuda fasilitasi repatriasi kura-kura leher ular dari Singapura

Melalui penerbangan repatriasi kali ini, kami tentunya berharap bahwa usaha bersama yang dilakukan ini dapat mendorong tercapainya tujuan fundamental dari langkah penting membawa kembali...

Delegasi Indonesia Terlibat Diseminasi Final Communique di Y20 Italia 2021

TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia mengirimkan delegasi ke...

Kominfo siapkan rute jaringan dan cadangan untuk PON Papua

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Komunikasi dan Informatika menyiapkan rencana cadangan untuk mengantisipasi gangguan jaringan telekomunikasi saat Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021."Salah satu...

Recent Comments