Sunday, January 16, 2022
Home PRANALA Terpopuler Bisnis: Promosi Ivermectin Ditentang dan Vaksinasi Pelaku Parekraf

Terpopuler Bisnis: Promosi Ivermectin Ditentang dan Vaksinasi Pelaku Parekraf

TEMPO.CO, Jakarta – Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang hari Jumat kemarin dimulai dari BPOM meminta semua pihak tak promosikan Ivermectin sebagai obat terapi covid dan akar masalah peternak ayam tuntut Jokowi ganti rugi Rp 5,4 triliun. 

Selain itu ada kabar Kemendag yang berharap semakin banyak UMKM produk jamu ekspor ke Nigeria dan Sandiaga Uno menyebut sudah 5 persen lebih pelaku ekonomi kreatif sudah mendapatkan vaksin. Berikut berita terpopuler ekonomi bisnis yang menjadi perhatian pembaca pada hari kemarin: 

1. BPOM Tegas Minta Semua Pihak Tak Promosikan Ivermectin, Kenapa?

Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM meminta semua pihak, termasuk industri farmasi yang memproduksi Ivermectin, untuk tak mempromosikan obat tersebut sebagai obat terapi Covid-19. Pasalnya, sampai saat ini BPOM belum mengeluarkan persetujuan izin edar Ivermectin untuk penanganan pasien Covid-19.

“Mengingat Ivermectin adalah obat keras dan persetujuan EAP (Expanded Access Program) bukan merupakan persetujuan izin edar, maka ditekankan kepada industri farmasi yang memproduksi obat tersebut dan pihak manapun untuk tidak mempromosikan obat tersebut, baik kepada petugas kesehatan maupun kepada masyarakat,” tulis BPOM dalam laman pom.go.id, Rabu, 21 Juli 2021.

Ivermectin, kata BPOM, masuk ke dalam salah satu obat yang diduga memiliki potensi dalam penanganan Covid-19. Meski begitu, hal tersebut masih memerlukan pembuktian melalui uji klinik.



https://bisnis.tempo.co/read/1486639/terpopuler-bisnis-promosi-ivermectin-ditentang-dan-vaksinasi-pelaku-parekraf

RELATED ARTICLES

KKP Tetapkan Laut Pasaman Barat Jadi Kawasan Konservasi

Kawasan laut seluas 6.122,14 hektare di Pasaman Barat, Sumatera Barat, resmi menjadi kawasan konservasi. Penetapan itu berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) KP Nomor: 2 tahun...

Menkes: 500 Orang Kena Omicron Dirawat di RS, 3 Butuh Oksigen, 2 Sembuh

Budi mengakui penularan varian Omicron memang lebih cepat dari varian Delta. Tetapi ia menekankan, dari pantauan sejumlah negara, hospitalisasi kasus varian Omicron hanya antara...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

KKP Tetapkan Laut Pasaman Barat Jadi Kawasan Konservasi

Kawasan laut seluas 6.122,14 hektare di Pasaman Barat, Sumatera Barat, resmi menjadi kawasan konservasi. Penetapan itu berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) KP Nomor: 2 tahun...

Menkes: 500 Orang Kena Omicron Dirawat di RS, 3 Butuh Oksigen, 2 Sembuh

Budi mengakui penularan varian Omicron memang lebih cepat dari varian Delta. Tetapi ia menekankan, dari pantauan sejumlah negara, hospitalisasi kasus varian Omicron hanya antara...

Airlangga Dorong Transformasi Digital dalam Industri Kesehatan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian...

Recent Comments