Wednesday, July 28, 2021
Home Ekonomi Tunda Revisi Kebijakan Soal IHT, Fokus Pulihkan Perekonomian Rakyat

Tunda Revisi Kebijakan Soal IHT, Fokus Pulihkan Perekonomian Rakyat

JawaPos.com – Pemerintah diminta menunda kebijakan yang bisa membuat perekonomian semakin terpuruk di tengah pandemi. Semakin cepat pemerintah dapat menurunkan jumlah pasien terinfeksi virus korona dan melindungi Keselamatan rakyatnya, kepercayaan pelaku ekonomi internasional akan cepat pulih.

Pemerintah tidak perlu melakukan perubahan perubahan atas peraturan pemerintah (PP) yang sudah dibuat sebelumnya seperti PP No. 109/2012 tentang Pengamanan Bahan Yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan.

“Kebijakan PPKM memberikan dampak pada penurunan pertumbuhan di berbagai sektor ekonomi, termasuk sektor industri hasil tembakau. Pemerintah sebaiknya fokus pada penurunan angka penularan Covid-19, sekaligus melindungi kehidupan ekonomi masyarakat kecil yang terganggu karena adanya PPKM Darurat,” papar Peneliti Pusat Pengkajian Kebijakan Ekonomi (PPKE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya, Imanina dalam diskusi secara daring, Senin (19/7).

Menurut Imaninar, tekanan ekonomi yang muncul akibat pandemi yang belum juga usai, diderita pula oleh sektor industri hasil tembakau (IHT). IHT juga mengalami pertumbuhan negatif pada tahun 2020. Industri pengolahan tembakau tercatat minus 5,78% sepanjang tahun 2020. Penurunan terbesar terjadi pada kuartal II-2020 sebesar minus 10,84%, di mana ketika itu diberlakukan PSBB.

“Alangkah lebih bijak jika berbagai kebijakan berkaitan dengan IHT ditunda atau dipertimbangkan kembali demi keberlangsungan IHT. Oleh sebab itu, rencana pemerintah dalam merevisi PP No.109/2012 hendaknya perlu dikaji dan dipertimbangkan kembali demi keberlangsungan IHT yang cukup berperan besar dalam mendukung perekonomian nasional,” papar Imaninar yang juga Dosen dan Peneliti FEB UB.

Lebih lanjut Imaninar, menyampaikan cukai merupakan penyumbang terbesar ketiga terhadap penerimaan pajak negara. Kontribusi terbesar penerimaan cukai berasal dari Cukai Hasil Tembakau (CHT) dengan rata-rata kontribusi sebesar 11% terhadap total penerimaan nasional. Bahkan, pada tahun 2020 (ketika terjadi pandemi) meskipun laju pertumbuhan industri pengolahan tembakau mengalami keterpurukan, namun kontribusi CHT terhadap total penerimaan nasional mencapai 13%.

“Kenaikan kontribusi cukai tersebut tak lain akibat menurunnya penerimaan negara yang berasal dari pajak. Hal ini menunjukkan bahwa cukai – yang didominasi oleh CHT – menjadi penyelamat ekonomi nasional di masa pandemic,” ujar Imaninar.

Pendapat senada disampaikan Ketua FSP RTMM – SPSI Sudarto. Menurutnya, rencana pemerintah merevisi PP No. 109/2012 hanya akan menambah beban masyarakat pekerja bukan hanya di sektor IHT tapi juga periklanan dan penyiaran.

Editor : Mohamad Nur Asikin



https://www.jawapos.com/ekonomi/19/07/2021/tunda-revisi-kebijakan-soal-iht-fokus-pulihkan-perekonomian-rakyat/

RELATED ARTICLES

Minyak sedikit melemah di tengah penyebaran virus dan ketatnya pasokan

Masalah saat ini tampaknya adalah varian Delta dari virus corona, yang menahan pasar meskipun semua bukti saat ini menunjukkan pengetatan pasokan yang dramatisNew York...

Manchester United Perkenalkan Raphael Varane Sebagai Rekrutan Baru

Raphael Varane, bek tengah Real Madrid. INDOSPORT.COM – Manchester United berhasil mendapatkan Raphael Varane dari Real Madrid di bursa transfer musim panas ini setelah kedua...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Minyak sedikit melemah di tengah penyebaran virus dan ketatnya pasokan

Masalah saat ini tampaknya adalah varian Delta dari virus corona, yang menahan pasar meskipun semua bukti saat ini menunjukkan pengetatan pasokan yang dramatisNew York...

Manchester United Perkenalkan Raphael Varane Sebagai Rekrutan Baru

Raphael Varane, bek tengah Real Madrid. INDOSPORT.COM – Manchester United berhasil mendapatkan Raphael Varane dari Real Madrid di bursa transfer musim panas ini setelah kedua...

Leave and Goodbye, Karya Kolaborasi Titi Radjo Padmaja dan Petra Sihombing

Titi Radjo Padmaja rilis single Leave and Goodbye. Foto: Dok. IstimewaAkhirnya, pada tahun ini, Titi merilis sebuah single bertajuk Leave and Goodbye. Perempuan 40...

Recent Comments