Saturday, March 26, 2022
Home PRANALA Tuntaskan Vaksinasi Kedua, Bali Masih Butuh 1,4 Juta Dosis Vaksin

Tuntaskan Vaksinasi Kedua, Bali Masih Butuh 1,4 Juta Dosis Vaksin

Tuntaskan Vaksinasi Kedua, Bali Masih Butuh 1,4 Juta Dosis Vaksin
Gubernur Bali Wayan Koster – IST

DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan, program vaksinasi di Bali telah menjangkau sebanyak 3 juta penduduk dari target yang divaksin, yakni 70 persen dari jumlah penduduk Bali.

“Mulai akhir bulan Juli 2021 dilakukan percepatan vaksinasi suntik ke-2, dengan target pada akhir bulan September 2021 sudah selesai tuntas,” katanya dalam rilis, Jum’at (30/7/2021).

Untuk itu akan dilakukan koordinasi dan komunikasi secara intensif kepada Pemerintah Pusat agar Bali memperoleh tambahan jumlah vaksin sebanyak 1,4 juta dosis.

Sejauh ini, penduduk Bali yang sudah mengikuti vaksin suntik ke-2 baru sebanyak 807.838 orang (26,96 persen). Adapun Pemerintah Pusat yang sudah mengalokasikan vaksin sebanyak 4,6 juta dosis (76,7 persen) dari 6 juta dosis vaksin yang diperlukan untuk 2 kali suntik.

Tuntaskan Vaksinasi Kedua, Bali Masih Butuh 1,4 Juta Dosis Vaksin (1)
Presiden Joko Widodo saat melakukan pencanangan vaksinasi di Bali – IST

Koster menegaskan, berdasarkan penelusuran, orang yang terkena Covid-19 sebanyak 40 persen sudah divaksin dan sebagian besar yaitu sebanyak 60 persen belum divaksin. Ini menjadi bukti bahwa vaksinasi sangat efektif mengurangi resiko penularan Covid-19.

Pasien Covid-19 yang meninggal sebanyak 7 persen sudah divaksin, dan sebagian besar yaitu sebanyak 91 persen belum divaksin. “Ini menjadi bukti bahwa vaksinasi sangat efektif mengurangi resiko kematian bagi pasien,” tegasnya.

Data juga menunjukan bahwa pasien Covid-19 yang meninggal, sebagian besar yaitu sebanyak 63,0% karena penyakit bawaan (komorbid) dan sebanyak 37,0 persen bukan karena penyakit bawaan (bukan komorbid).

Hasil penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa penyakit bawaan yang mengakibatkan meninggalnya pasien Covid-19 adalah penyakit gula (diabetes melitus) sebanyak 28,1 persen penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi) sebanyak 17,9 persen, penyakit gagal ginjal sebanyak 17,9 persen, penyakit jantung sebanyak 11,1 persen, penyakit paru-paru sebanyak 9,3 persen, sisanya karena jenis penyakit lain. (kanalbali/RFH)

https://kumparan.com/kanalbali/tuntaskan-vaksinasi-kedua-bali-masih-butuh-1-4-juta-dosis-vaksin-1wEVqX2ifjc

RELATED ARTICLES

Humas Kementerian ESDM raih Gold Winner pada PR Indonesia Awards 2022

Keempat penghargaan ini menjadi estafet capaian yang terus dipertahankan Kementerian ESDM dalam kinerja komunikasi dan pengelolaan layanan publik.Jakarta (ANTARA) - Humas Kementerian Energi dan...

Jamkrindo raih dua penghargaan di ajang PR Indonesia Award

Penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan strategi komunikasi perusahaan dan mendukung visi dan misi perusahaan,Jakarta (ANTARA) - PT Jamkrindo meraih...

Sambut Ramadhan, KlikFlim Rilis Film Bertajuk Tuhan Minta Duit dan Pulang

Putri Ayudya di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan Foto: Munady WidjajaKlikFilm akan merilis dua film terbaru yang bisa menjadi alternatif selama melakukan ngabuburit asyik...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Humas Kementerian ESDM raih Gold Winner pada PR Indonesia Awards 2022

Keempat penghargaan ini menjadi estafet capaian yang terus dipertahankan Kementerian ESDM dalam kinerja komunikasi dan pengelolaan layanan publik.Jakarta (ANTARA) - Humas Kementerian Energi dan...

Jamkrindo raih dua penghargaan di ajang PR Indonesia Award

Penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan strategi komunikasi perusahaan dan mendukung visi dan misi perusahaan,Jakarta (ANTARA) - PT Jamkrindo meraih...

Sambut Ramadhan, KlikFlim Rilis Film Bertajuk Tuhan Minta Duit dan Pulang

Putri Ayudya di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan Foto: Munady WidjajaKlikFilm akan merilis dua film terbaru yang bisa menjadi alternatif selama melakukan ngabuburit asyik...

Tanggapan Kemenhub Soal Demo Ojek Online di Surabaya

TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat...

Recent Comments