Sunday, January 16, 2022
Home News Waduh, 300.000 Dosis Vaksin di Sumbar Belum Digunakan

Waduh, 300.000 Dosis Vaksin di Sumbar Belum Digunakan

Waduh, 300.000 Dosis Vaksin di Sumbar Belum Digunakan
Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy saat meninjau pelaksanaan Gebyar Vaksin Pelajar di Padang, Selasa 14 September 2021. Foto: dok Humas

Pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Barat diminta untuk segera melakukan pemetaan kendala pelaksanaan vaksinasi. Hal ini berkaitan dengan tidak terlaksanakannya vaksinasi, kendati dosis vaksin telah didistribusikan.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mengungkapkan setidaknya saat ini ada sekitar 300.000 dosis vaksin yang telah didistribusikan ke kabupaten dan kota, namun belum digunakan.

Sementara di gudang penyimpanan Dinas Kesehatan Sumatera Barat, hingga saat ini masih tersedia 99.000 dosis vaksin yang bisa didistribusikan segera, jika ada kabupaten dan kota mengalami kekurangan stok dosis vaksin.

"Kita berharap bupati dan wali kota terus mengupayakan peningkatan capaian vaksinasi di daerah. Jangan biarkan dosis vaksin tersimpan begitu saja," tegas Mahyeldi dalam press release, Selasa 14 September 2021.

Menurut Mahyeldi melihat hal yang demikian, persoalan di daerah perlu untuk segera dicarikan solusinya.

"Saya minta petakan persoalannya, biar bisa dicarikan solusinya" sebutnya.

"Peningkatan capaian vaksinasi penting untuk mempercepat kekebalan komunal agar berbagai sektor bisa kembali normal. Jadi jangan didiamkan kendalanya," ujar gubernur.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy menambahkan salah satu hal cara yang bisa memanfaatkan stok dosis vaksin yang ada, sebaiknya bupati dan wali kota bisa untuk mendorong vaksinasi untuk pelajar SMP.

"Vaksinasi untuk siswa SMA/SMK/SLB sudah diluncurkan melalui program Gebyar Vaksinasi dengan sasaran 250 ribu siswa. Selanjutnya harus menyasar komunitas, agar percepatan capaiannya bisa tercapai," ujar Audy.

https://kumparan.com/langkanid/waduh-300-000-dosis-vaksin-di-sumbar-belum-digunakan-1wWr8cbxJEk

RELATED ARTICLES

KKP Tetapkan Laut Pasaman Barat Jadi Kawasan Konservasi

Kawasan laut seluas 6.122,14 hektare di Pasaman Barat, Sumatera Barat, resmi menjadi kawasan konservasi. Penetapan itu berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) KP Nomor: 2 tahun...

Menkes: 500 Orang Kena Omicron Dirawat di RS, 3 Butuh Oksigen, 2 Sembuh

Budi mengakui penularan varian Omicron memang lebih cepat dari varian Delta. Tetapi ia menekankan, dari pantauan sejumlah negara, hospitalisasi kasus varian Omicron hanya antara...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

KKP Tetapkan Laut Pasaman Barat Jadi Kawasan Konservasi

Kawasan laut seluas 6.122,14 hektare di Pasaman Barat, Sumatera Barat, resmi menjadi kawasan konservasi. Penetapan itu berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) KP Nomor: 2 tahun...

Menkes: 500 Orang Kena Omicron Dirawat di RS, 3 Butuh Oksigen, 2 Sembuh

Budi mengakui penularan varian Omicron memang lebih cepat dari varian Delta. Tetapi ia menekankan, dari pantauan sejumlah negara, hospitalisasi kasus varian Omicron hanya antara...

Airlangga Dorong Transformasi Digital dalam Industri Kesehatan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian...

Recent Comments