Saturday, July 31, 2021
Home Bisnis Wall Street Berakhir Variatif Usai Pernyataan Bos The Fed

Wall Street Berakhir Variatif Usai Pernyataan Bos The Fed

Wall Street Berakhir Variatif Usai Pernyataan Bos The Fed
Sebuah tanda jalan, Wall Street, terlihat di luar New York Stock Exchange (NYSE) di New York City, New York, AS.
Foto: Shannon Stapleton/REUTERS

Tiga indeks saham Wall Street berakhir bervariasi pada penutupan perdagangan Rabu (14/7) waktu Amerika Serikat usai komentar Gubernur The Fed Jerome Powell berkomentar mengenai dukungan kuat Bank Sentral Amerika Serikat sampai ekonomi pulih.

Dow Jones Industrial Average naik 0,13 persen menjadi 34.933,43 poin dan S&P 500 naik 0,12 persen menjadi 4.374,38. Sedangkan Nasdaq Composite turun 0,22 persen menjadi 14.644,95.

Melansir Reuters, Kamis (15/7), S&P 500 berakhir menguat karena investor menyeimbangkan kekhawatiran tentang inflasi dengan komentar meyakinkan dari Jerome.

Dalam sidang kongres baru-baru ini, Jerome mengatakan dalam sambutannya bahwa kebijakan moneter AS akan menawarkan "dukungan kuat" untuk ekonomi "sampai pemulihan selesai." Komentar ini dianggap menenangkan pasar, karena sebelumnya ada rencana The Fed menaikkan suku bunga lebih awal yang akan memicu inflasi besar-besaran.

Dari 11 indeks sektor S&P 500, utilitas, real estat, dan kebutuhan pokok konsumen termasuk yang terkuat, masing-masing naik sekitar 0,9 persen. Sementara sektor energi merosot sekitar 3 persen.

Komentar Powell mengikuti data minggu ini yang menunjukkan harga produsen AS meningkat lebih dari yang diharapkan pada bulan lalu dan harga konsumen AS naik paling tinggi dalam 13 tahun.

Dengan bank memulai musim pendapatan kuartal kedua minggu ini, analis memperkirakan pertumbuhan laba per saham 66 persen untuk perusahaan S&P 500.

“Semua orang tahu pendapatan akan sangat kuat. Pertanyaannya adalah bagaimana pasar bereaksi terhadap pendapatan tersebut, dan apa pandangan yang diberikan oleh manajemen. Itu lebih penting dari apa pun,” kata Tim Ghriskey, kepala strategi investasi di Inverness Counsel di New York.

S&P 500 naik sekitar 16 persen sepanjang tahun ini, membuat banyak investor khawatir bahwa reli pasar saham mungkin kehabisan tenaga, dan mereka mencari pendapatan untuk berpotensi menyediakan lebih banyak bahan bakar.

Apple Inc melonjak 2,4 persen ke rekor tertinggi setelah Bloomberg melaporkan bahwa perusahaan ingin pemasok meningkatkan produksi iPhone mendatang sekitar 20 persen. Microsoft menguat 0,5 persen dan ditutup pada rekor tertinggi setelah mengatakan akan menawarkan sistem operasi Windows sebagai layanan berbasis cloud.

Bank of America Corp turun 2,5 persen setelah pemberi pinjaman memposting hasil kuartalannya dan merinci sensitivitasnya terhadap suku bunga rendah. Wells Fargo naik 4 persen usai mendapatkan keuntungan pada kuartal kedua, menghancurkan ekspektasi Wall Street. Citigroup turun 0,3 persen setelah mengalahkan perkiraan pasar untuk laba kuartal kedua.

American Airlines menguat 3 persen setelah memperkirakan arus kas positif.

Saham Lululemon Athletica melonjak 1,7 persen setelah Goldman Sachs menyebut penjual celana yoga sebagai "ide teratas" karena pembuat pakaian mendapat keuntungan dari pembukaan kembali ekonomi.

https://kumparan.com/kumparanbisnis/wall-street-berakhir-variatif-usai-pernyataan-bos-the-fed-1w8VJim0kiN

RELATED ARTICLES

Terkini Bisnis: Lion Air Rumahkan 8.050 Karyawan hingga Kebiasaan Lo Kheng Hong

TEMPO.CO, Jakarta -Berita terkini ekonomi dan bisnis sepanjang Sabtu siang, 31 Juli 2021, dimulai dari Lion Air Group memastikan 8.050 karyawan yang berstatus dirumahkan...

Lolos Semifinal Olimpiade Tokyo, Anthony Ginting: Jangan Berekspetasi!

Aksi Anthony Ginting dalam pertandingan Olimpiade 2020 melawan Anders Antonsen, Sabtu (31/7/21). INDOSPORT.COM - Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, baru saja menembus semifinal Olimpiade...

KKP dorong peningkatan ekspor perikanan ke kawasan Timur Tengah

Timur Tengah ini peluang pasar yang perlu kita optimalkan.Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong peningkatan ekspor perikanan oleh pelaku usaha ke...

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Terkini Bisnis: Lion Air Rumahkan 8.050 Karyawan hingga Kebiasaan Lo Kheng Hong

TEMPO.CO, Jakarta -Berita terkini ekonomi dan bisnis sepanjang Sabtu siang, 31 Juli 2021, dimulai dari Lion Air Group memastikan 8.050 karyawan yang berstatus dirumahkan...

Lolos Semifinal Olimpiade Tokyo, Anthony Ginting: Jangan Berekspetasi!

Aksi Anthony Ginting dalam pertandingan Olimpiade 2020 melawan Anders Antonsen, Sabtu (31/7/21). INDOSPORT.COM - Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, baru saja menembus semifinal Olimpiade...

KKP dorong peningkatan ekspor perikanan ke kawasan Timur Tengah

Timur Tengah ini peluang pasar yang perlu kita optimalkan.Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong peningkatan ekspor perikanan oleh pelaku usaha ke...

Rumahkan 35 Persen atau 8.050 Karyawan, Lion Air: Bukan PHK

TEMPO.CO, Jakarta - Lion Air Group memastikan 8.050 karyawan yang berstatus dirumahkan tidak dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). <!-- ADVERTISEMENT --!> Corporate Communications Strategic of Lion...

Recent Comments